Berita Bola Meski Dikalahkan Roma, Montella Memberikan Ucapan Selamat Kepada Para Pemain Milan

Pertandingan terakhir AC Milan bertanding tandang ke Stadio Olimpico melawan AS Roma. Dalam pertandingan tersebut, Roma berhasil mengalahkan Rossoneri dengan skor 1-0.

radja nainggolan
Gol kemenangan 1-0 tersebut persembahan dari Radja Nainggolan.
montella
Meskipun dalam pertandingan terakhir mengalami kekalahan, pelatih AC Milan, Vincenzo Montella mengaku tak kecewa timnya kalah dalam pertandingan melawan AS Roma, namun justru ia memuji performa anak-anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.

Berita Bola Montella Memberikan Ucapan Selamat Kepada Pemain Milan

Milan bertanding tandang melawan Giallorossi pada Liga Italia Serie A babak 16. Menurut sumber yang diterima berita bola Dalam pertandingan tersebut, Casciavit harus pulang tanpa membawa pulang poin karena ia berhasil dikalahkan oleh tim tuan rumah dengan skor 1-0.

Meskipun timnya mengalami kekalahan dalam pertandingan terakhir, namun sang pelatih, Montella mengaku tidak kecewa. Meski timnya gagal mendekati Juventus yang berada di puncak klasemen sekalipun, ia tidak sedih. Ia justru menyebut ada sisi positif dari permainan yang ditampikkan oleh skuad Rossoneri.

Untuk para pemain muda yang bermain di stadion, pertandingan tersebut membuat saya puas. Kami harus memastikan kekalahan ini memberi kami keyakinan yang kami butuhkan.

Jika saya menganalisis permainan, saya harus mengucapkan selamat kepada para pemain. Mereka bermain dengan konsisten, memberikan kepuasan kepada kami.” tutur Montella.

AC Milan harus merelakan gagal mendapatkan poin dalam pertandingan terakhir. Meskipun tidak turun dalam klasemen, namun selisihnya dengan puncak klasemen semakin jauh karena gagal mendapatkan poin dalam pertandingan terakhir.

Hasil Pertandingan AS Roma vs AC Milan: Skor 1-0

Sumber resmi situs livescore Liga Italia Serie A sudah memasuki pertandingan babak ke-16. Dalam babak ini mempertemukan AS Roma yang sedang berada di peringkat ke-2 klasemen, dan AC Milan yang berada di peringkat ke-3 klasemen.

Pertandingan berlangsung di kandang Giallorossi, Stadio Olimpico pada 13 Desember 2016.

Dalam pertandingan ini, La Maggica berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 dengan gol yang dicetak oleh Radja Nainggolan.

Pertandingan berlangsung dengan penguasaan bola yang hampir imbang antara kedua klub, Giallorossi mendapatkan 24 tendangan bebas yang menjadi kesempatan untuk menyerang.

Pertandingan babak pertama dimulai dengan ditiupnya pluit tanda pertandingan dimulai oleh wasit.
Pada menit ke-18, Mario Pasalic melakukan pelanggaran yang mengharuskan wasit mengeluarkan kartu kuning.

Emosi di lapangan, Wojciech Szczesny melakukan tackle yang telat dan menjatuhkan lawannya pada menit ke-27. Tidak ada kartu yang dikeluarkan oleh wasit, namun AC Milan dihadiahi tendangan penalti.

M’Baye Niang mengambil kesempatan untuk mengeksekusi tendangan penalti tersebut. Namun, tendangannya yang menuju ke arah sudut kanan bawah gawang dapat dibaca oleh penjaga gawang. Penjaga gawang melakukan lompatan dan menyelamatkan gawang dengan baik.

Babak pertama mendapatkan 4 menit waktu tambahan, namun tidak ada gol yang tercipta di babak tersebut.

AS Roma mendapatkan gol kemenangan mereka pada menit ke-62, saat itu Radja Nainggolan menerima operan dan ia langsung menembakkan serangan langsung dari jarak 20 meter. Ia menembakkan bola dengan akurat, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang, bola pun berhasil masuk ke gawang.

Sampai akhir pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta, hanya saja AC Milan kembali mendapatkan kartu kuning di menit ke-79. Gabriel Paletta melakukan pelanggaran yang membuat wasit tidak ragu-ragu untuk mengeluarkan kartu kuning.

Lalu AS Roma juga membuat pelanggaran sehingga harus mendapatkan kartu kuning. Rudiger menjatuhkan pemain lawan, wasit pun memberikan kartu kuning karena pelanggaran tersebut.
Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 bagi AS Roma, kemenangan yang dinanti-nantikan Giallorossi mengalahkan Casciavit yang sedang bersaing di klasemen Serie A.

Jadwal Bola Hasil Pertandingan Inter Milan vs Genoa: Skor 2-0

Pertandingan babak ke-16 Serie a mempertemukan Inter Milan dengan Genoa. Inter harus menjamu Genoa di Giuseppe Meazza, San Siro pada 12 Desember dini hari.

Inter memulai pertandingan dengan santai, namun permainan mereka semakin membaik seiring waktu dan mampu mengakhiri pertandingan dengan skor 2-0.

Mulai memasuki musim dingin, lapangan saat kondisi permainan berkabut cukkup pekat. Namun, jarak pandang pemain masih cukup untuk menggelar pertandingan ini.

Inter bermain dengan tenang dan menata permainan dengan serangan dari bawah. Mereka sukses membuat banyak peluang gol.

Sementara di sisi lawan hanya lebih banyak menunggu dan menyerang mengandalkan kecepatan para pemain mereka. Namun penyerangan dari Genoa bisa dihentikan oleh lini perahanan inter yang cukup baik.

Hasil Pertandingan Inter Milan vs Genoa: 2-0

giuseppe meazza stadium
Inter Milan menjamu Genoa untuk melanjutkan pertandingan Liga Italia Serie A babak 16 di Giuseppe Meazza pada 12 Desember 2016 pukul 02:45.

Inter meraih keunggulan di menit ke-38 dengan mencetak gol pertama mereka. Bola kiriman dari Joao Mario dari sepak pojok pergulir di depan gawang kemudian jatuh ke kaki Marcelo Brozovic. Ia menempatkan bola ke pojok bawah tiang jauh, Inter pun mendapatkan 1 skor.

Lalu gol kedua tercipta dan Inter berhasil menggandakan keunggulan. Joao Mario menerobos dari sisi kiri kotak penalti dan melepas umpan kepada Brozovic dan dilakukan tendangan ke arah gawang. Bola berhasil masuk sehingga skor menjadi 2-0 bagi Inter.

Setelah itu, kedua tim masih saling menyerang, tetapi tidak ada gol yang tercipta sampai pertandingan selesai. Dengan begini, pertandingan berakhir dan Inter naik ke peringkat sembilan klasemen sementara dengan 24 poin. Sementara itu, Genoa berada di posisi 13 dengan 20 poin.

Jadwal Bola Genoa Pernah Mengalahkan Juventus Dengan Skor 3-1

Menurut Jadwal Bola Malam Ini Menjamu Juve di Stadio Luigi Ferraris pada 27 November, Genoa berhasil mendapatkan 3 poin dari pertandingan tersebut.

giovanni simeone
Giovanni Simeone menjadi pemeran penting atas kemenangan tersebut. Pemain asal Argentina ini menyumbang dua gol untuk Genoa.

Penguasaan bola Genoa memang sangat kecil, namun mereka bermain agresif ketika sudah mendapatkan bola. Sang pelatih meminta para pemainnya untuk bermain agresif, Juve adalah klub besar yang tidak bisa dilawan dengan mudah.

Dengan bermain terlalu agresif, Genoa melakukan 26 pelanggaran dalam pertandingan tersebut, namun hanya menerima 3 kartu kuning.

Pada babak pertama, Genoa sudah mendapatkan tiga gol.

Di menit ke-3, Giovanni Simeone mencetak gol pertama. Ia yang berdiri di jalur bola rebound mengambil keuntungan dan menembakkan bola rendah dengan keras. Bola berhasil masuk ke gawang dengan meninggalkan penjaga gawang yang tidak berdaya.

Lalu di menit ke-13, Giovanni Simeone kembali mencetak gol dan menggandakan keunggulan. Ia menerima umpan crossing dengan baik dan langsung menyundul bola ke bagian kiri gawang. Penjaga gawang tidak memiliki kesempatan untuk menahan bola sehingga gol pun tercipta.

Gol terakhir didapatkan dari gol bunuh diri yang dilakukan Alex Sandro. Bukannya menyelamatkan gawang dengan menendang bola jauh, justru ia malah menendang bola masuk ke dalam gawang sendiri.

Babak pertama berakhir dengan skor sementara 3-0 bagi Genoa. Sungguh hasil yang tidak terduga.

Juventus hanya berhasil mencetak satu gol dalam pertandingan ini. Gol tersebut dipersembahkan oleh Miralem Pjanic di menit ke-82. Melalui tendangan bebas, ia berhasil mencetak gol. Menembakkan bola langsung ke sudut kiri gawang, penjaga gawang gagal menahan bola sehingga bola berhasil masuk ke gawang. Sunggol gol yang sangat indah.

Hasil Pertandingan Lazio vs AS Roma

Laga lanjutan Liga Italia Serie A babak ke-15 akan menjadi sebuah pertandingan besar bertajuk laga derby antara Lazio yang akan menjamu AS Roma. AS Roma yang mempunyai misi ingin menyalip Juventus harus bersaing dengan Lazio, sebelum akhirnya bertanding melawan AC Milan kemudian Juventus.

Pertarungan berakhir sangat sengit, keduanya bertanding dengan baik di babak pertama hingga keduanya berhasil menjaga gawang masing-masing tanpa ada satu gol yang masuk.

Di babak ke-2 menit ke-67, Lazio harus bertanding dengan 10 pemain karena salah satu pemainnya mendapatkan kartu merah. Pada babak ini juga AS Roma menguasai jalannya pertandingan, mengubah kedudukan menjadi 0-2 dan membawanya sebagai juara dan menguasai Roma.

Hasil Pertandingan Lazio vs AS Roma

Pertandingan Lazio dan AS Roma menjadi sebuah pertandingan laga Derby della Capitale yang mempertemukan dua klub dalam satu kota yang sama. Pertandingan berakhir dengan hasil skor 0-2 untuk kemenangan bagi AS Roma. Serigala Ibu Kota berhasil mempertahankan taringnya dan masih menguasai Roma.

Pertandingan babak pertama terjadi sangat sengit, tidak ada gol yang tercipta sampai akhirnya pertandingan babak pertama berakhir dan jeda untuk para pemain istirahat minum.

Namun di babak ke-2, AS Roma mulai menunjukkan taringnya, tercipta 2 gol yang membawanya sebagai juara.

Komentar Pertandingan Lazio vs AS Roma

stadio olimpico
Tidak ada banyak hal penting yang terjadi pada pertandingan babak pertama.

Lazio sempat membuat kesempatan besar untuk mencetak gol di menit ke-13. Ciro Immobile meberima operan di dalam kotak penalti dan mencoba untuk menembakkan bolanya ke gawang. Sayangnya, tembakannya melenceng jauh ke atas gawang. Bola keluar lapangan dan menjadi tendangan gawang bagi AS Roma.

Menit ke-29, Lucas Biglia (Lazio) membuat pelanggaran, melakukan tackling buruk ke arah pemain lawan. Ia harus menerima kartu kuning sebagai ganjaran dari permainannya yang kurang sportif.

Pertandingan babak pertama berakhir tanpa adanya gol satupun yang tercipta. Kedua tim bertanding sangat baik dalam mempertahankan gawang yang sangat penting.

Pertandingan babak kedua dimulai. Antonio Rudiger (AS Roma) melakukan sebuah tackle buruk. Ia sangat pantas untuk menerima kartu kuning dari wasit.

Kesempatan gol bagi Serigala di menit ke-53. Edin Dzeko berdiri di tempat umpan crossing dan melakukan sundulan ke kiri gawang. Namun sayangnya penjaga gawang langsung mencegah bola untuk masuk ke dalam gawang.

Giallorossi terus melakukan serangan. Di menit ke-61, Edin Dzeko yang lepas dari penjagaan lawan berhasil mendapatkan umpan crossing dalam kotak penalti. Ia berusaha untuk memasukkan bola tersebut ke gawang, namun tendangannya kurang terarah dan bola berhasil ditepis oleh penjga gawang.

kevin strootman
Terus melakukan penyerangan, akhirnya satu gol tercipta. Kevin Strootman tidak mendapatkan penjagaan dari pemain bertahan lawan. Mengambil kesempatan ini, ia langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat dan bola berhasil masuk ke gawang.

Skor sementara 0-1 bagi AS Roma.

danilo cataldi
Danilo Cataldi mendapatkan kartu kuning di menit ke-67. Para Elang harus bermain dengan 10 pemain karena kartu merah tersebut.

Di menit ke-77, Serigala kembali mendapatkan gol melalui Radja Nainggolan yang menerima operan dan memutuskan untuk menembakkan bola dengan jarak 27 meter. Tendangan yang sangat akurat, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang dan masuk ke sudut kanan bawah gawang. Penjaga gawang tidak berkutik dengan tendangan hebat tersebut.

Hingga akhirnya pertandingan berakhir bagi kemenangan AS Roma 0-2. Saat ini Roma masih dikuasai oleh Serigala.

Ini Rahasia Genoa Berhasil Mengalahkan Juventus

Pelatih Genoa, Ivan Juric membeberkan rahasia dibalik kemenangan timnya melawan Juventus pada pertandingan akhir pekan lalu di Stadion Luigi Ferraris. Kunci utama dalam kemenangan ini adalah bermain dengan agresif.

Seperti yang diketahuin, Juventus mengumumkan kekalahannya saat melawan Genoa dengan hasil kalah telak 1-3. Skor ini cukup mengejutkan, mengingat klub yang berada di peringkat menengah bisa mengalahkan telak klub yang berada di puncak klasemen.

Ivan Juric Membeberkan Rahasia Berhasil Mengalahkan Juventus

juric
Ivan Juric mengungkapkan rahasia dibalik kemenangan mereka

Pelatih tim Genoa sadar dengan lawannya yang memiliki kesempatan besar bisa mengalahkan mereka. Namun mereka melakukan pendekatan agresif untuk memastikan lawan tidak bisa menyerang.

Dalam musim ini, kita mengalami beberapa kekalahan sehingga gagal memperoleh poin. Hal ini membuat kami menyesal. Namun hari ini, berjalan sesuai dengan rencana kami, kami biasanya kesulitan untuk mencetak tiga gol dalam pertandingan.

Saat bertanding melawan Bianconeri, semua memilih untuk bertarung mati-matian. Bila bermain dengan santai, cepat atau lambat tim lawan akan mencetak gol.

Tetapi jika Anda bermain dengan agresif dan memburu mereka, Anda memiliki kesempatan untuk menang. Saya ingin mengapresiasikan kerja keras anak asuh saya setelah berhasil membuat Juventus terpuruk.

Namun kemenangan Genoa melawan Juventus tidak berhasil menggeser klub asuhan Massimiliano Allegri ini turun dari puncak klasemen. La Signora Omicidi memiliki selisih poin yang cukup besar dari peringkat ke-2 klasemen, AS Roma sehingga mereka masih bertahan di peringkat pertama. Ini menjadi keberuntungan bagi tim Juventus.

Hasil Pertandingan Liga Italia: Genoa vs Juventus

giovanni simeone
Simeone berhasil mencetak 2 gol bagi kemenangan Genoa

Pertandingan Liga Italia Serie A babak ke-14 sudah berakhir. Juventus yang sedang berada di puncak klasemen harus menanggung malu karena mengalami kekalahan telak dengan Genoa. Genoa harus berterima kasih dengan Giovanni Simeone karena berhasil mencetak gol untuk kemenangan timnya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris ini, Juventus memiliki statistik penguasaan bola yang cukup besar. Namun., ia tidak bisa memenangkan pertandingan.

Di awal pertandingan, Genoa sudah berhasil memberikan mimpi buruk bagi tim tandang. Giovani Simeone berhasil memasukkan bola ke gawang lawan di menit ke-3 saat dirinya menerima bola rebound. Ia mengambil keuntungan dan menembakkan bola rendah dengan kencang ke arah gawang dan membuat penjaga gawang tidak bisa berdaya.

10 menit berikutnya, Simeone kembali memberikan gol bagi timnya melalui umpan crossing. Umpan tersebut ia terima dan langsung menendang bola ke arah kiri gawang. Penjaga gawang tidak memiliki kesempatan untuk menghalau bola, sehingga bola berhasil masuk dan menambah poin bagi tuan rumah.

Alex Sandro membuat kesalahan besar yang membuat klubnya semakin tertinggal jauh. Ia mencetak gol, namun sebuah gol bunuh diri. Tim tuan rumah kembali mendapatkan poin gol.

Di pertandingan babak pertama, klub asuhan Massimiliano Allegri ketinggalan gol yang cukup jauh, sulit untuk membalikkan keadaan.

Pertandingan pertama berakhir dengan kemenangan sementara bagi Genoa. Sungguh hasil yang diluar dugaan, mengingat tim yang berada di peringkat pertama klasemen bisa kebobolan 3 gol oleh klub yang berada di pertengahan klasemen.

Di babak ke-2, si zebra masih kesulitan untuk mencetak gol. Namun di akhir pertandingan menit ke-82, tim putih-hitam berhasil mencetak 1 gol persembahan Miralem Pjanic. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta. Sehingga tuan rumah berhasil memenangkan pertandingan. Dengan berakhirnya pertandingan, si zebra masih menduduki peringkat teratas karena memiliki selisih yang cukup jauh dari klub lainnya di klasemen.