Gila! Hasil Juventus vs AS Roma, Drama Adu Penalti

Hasil Juventus vs AS Roma yang dilaksanakan pada tanggal 30 Juli 2017, di Stadion Gilette Senin Pagi WIB. Di pertandingan ajang International Champions Cup atau yang disebut dengan ICC 2017, mempertemukan Juventus melawan AS Roma di leg kedua.

Dimana dalam laga tersebut, Juventus sukses menutup kemenangan dengan drama adu penalti. Pertandingan itu berlangsung di Stadion Gillette, Baik itu Juventus dan AS Roma sepanjang laga saling berbagi skor 1-1. Sehingga pertandingan tersebut harus berunjung dengan adu penalti untuk menentukan pemenangannya.

Tim yang berjuluk I Bianconeri itu terlebih dahulu unggul melalui Mario Mandzukic di menit 29. Dan pada babak kedua I Giallorossi mampu menyamakan kedudukan berkat Edin Dzeko pada menit ke 74. Dengan melalui drama adu penalti, lima tendangan dari pemain Juventus berhasil menjalankan tugasnya dengan baik.

juventus vs roma icc
higuain yang sedang menendang ke gawang roma

Hasil Pertemuan Terakhir Juventus vs AS Roma

  • Pada tanggal 2 Maret 2015, bermain di Olimpico, AS Roma ditahan imbang oleh tamunya Juventus dengan skor 1-1.
  • Di tanggal 30 Agustus 2015, di depan para pendukung AS Roma membuat tersenyum lebar 2-1 saat menghadapi Juventus.
  • Juventus yang sukses meraih kemenangan dikandang sendiri saat berhadapan dengan AS Roma 1-0, di tanggal 24 Januari 2016.
  • Pada tanggal 17 Desember 2016, Juventus memenangkan laga 1-0 ketika mereka menjamu AS Roma.
  • Di tanggal 14 Mei 2017, AS Roma membuktikan kehebatannya di kandang sendiri dengan skor 3-1 saat melawan Juventus.

Dengan pertemuan kedua tim tersebut, Juventus dan AS Roma terbilang seimbang dalam lima laga terakhir mereka. Dimana Nyonya Tua sukses meraih kemenangan dua kali, seri dua kali dan imbang sekali. Sementara Serigala ibukota bermain imbang satu kali, seri dua kali, serta memenangkan laga dua kali.

Di pertandingan tersebut dalam drama adu penalti yang tersukses mencetak gol ke gawang AS Roma. Nama-nama pemain itu adalah penendang pertam Stephan Lichsteiner yang membuat kepercaya diri timnya meningkat, lalu Andrea Barzagli yang tidak membuat beban timnya.

Tendangan ketiga melalui Federico Bernadeschi, kemudian Sami Khedira sebagai penendang keempat dan terakhir Douglas Costa menutup kemenangan. Sedangkan, dari klub AS Roma, pada sepakan pertama yang dilakukan Marco Tuminello gagal setelaj tendangannya ditepis oleh Carlo Pinsoglio.

Dengan tendangan yang mampu dimentahkan oleh kiper Juventus tersebut, menjadikan mereka meraih kemenangan 5-4 dengan drama adu penalti. Yang mana tim asuhan Massimiliano Allegri mengakhiri kompetisi ICC 2017 dengan raih menang satu kali saat berhadapan dengan Paris Saint-Germain.

Satu kali di pertandingan kali ini dengan drama adu penalti kontra AS Roma, dan menerima kekalahan dari klub asal Spanyol, Barcelona. Sebelum Il Luppi dikalahkan dengan Juve, sempat meraih kemenangan melalui drama adu penalti melawan PSG dan menang dengan waktu normal saat menghadapi Tottenham Hotspur.

Terlepas dari ini, Juventus akan menjalani pertandingan persahabatan beradapan dengan Tottenham Hotspur.

AS-Roma-Vs-Juventus-ICC

Lima Laga Terakhir Yang Dijalani Juventus

  • Pada tanggal 21 Mei 2017, bermain di depan para pendukungnya Juventus raih kemenangan 3-0 kontra Crotone.
  • Di tanggal 27 Mei 2017, Bologna dikalahkan oleh Juventus skor akhir 1-2.
  • Juventus tumbang 1-4 saat berhadapan dengan Real Madrid, di tanggal 3 Juni 2017.
  • Pada tanggal 22 Juli 2017, Juventus dipermalukan 1-2 melawan Barcelona.
  • Di tanggal 26 7 Juli 2017, Paris Saint-Germain harus akui kehebatan Juventus 2-3.

Lima Laga Terakhir Yang Dijalani AS Roma

  • Pada tanggal 28 Mei 2017, AS Roma yang bermain di kandang sendiri sukses raih menang 3-2 atas Bologna.
  • Di tanggal 11 Juli 2017, Pinzolo Val Rendena dipermalukan oleh AS Roma skor akhir 0-8.
  • AS Roma meraih kemenangan 1-0 saat berhadapan dengan Slovacko, di tnaggal 14 Juli 2017.
  • Pada tanggal 19 Juli 2017, bermain dengan hasil imbang 1-1 dalam pertemuan AS Roma kontra Paris Saint-Germain.
  • Di tanggal 25 Juli 2017, Tottenham Hotspur di tumbangkan oleh AS Roma yang mengakhiri skor 2-3.

Klasemen ICC: Manchester United Mampu Raih Gelar

Klasemen International Champions Cup (ICC) dalam pra musim 2017, yang sudah menyisakan enam laga. Dimana delapan klub raksasa Eropa yang bermain di kompetisi ini akan bermain untuk menghibur. Serta untuk meraih kemenangan untuk bisa mendapatkan gelar di turnamen ini.

Sampai dengan pertandingan hari kedua, Manchester United masih menetap di posisi teratas klasemen dengan mengkoleksi lima poin. Yang mana AS Roma berada di posisi kedua yang telah dikumpulkannya empat poin, sementara musuh bebuyutan United kini tertahan sebagai tim juru kunci.

Meski runner up dalam turnamen tersebut, tim raksasa Italia AS Roma akan menjalani pertandingan yang terbilang berat di laga penutup ICC nanti. Tim berjuluk Giallorossi akan berhadapan dengan tim juara Serie A, Juventus di hari Senin mendatang.

wayne rooney
rooney dan kawan-kawan merayakan gol

Manchester City Tidak Pernah Raih Kemenangan

Manchester City dalam turnamen International Champions Cup, belum merasakan kemenangan saat melawan Real Madrid. Dimana Los Blancos yang merupakan tim juara 12 kali di Liga Champions itu, tidak akan menyia-nyiakan kesempatan dalam pertandingan tersebut.

Selama empat hari kedepan, Manchester City akan berhadapan dengan klub senegaranya di Inggris yaitu Tottenham Hotspur yang berlangsung di Nissan Stadium. Berlanjut ke Asia Tenggara, Chelsea harus menerima kekalahan mereka dengan skor 2-5 saat menghadapi Bayern Munchen.

Dan dalam menutup pertandingan, The Citizen akan berhadapan dengan Inter Milan. Maka dari itu City, harus merah kemenenangan melawan tim asuhan Luciano Spalletti. Laga Chelsea melawan Inter Milan yang akan berlangsung pada Sabtu di The National Stadium.

Tetapi, dua hari sebelumnya Nerazzurri akan menjamu Bayern Munchen terlebih dahulu.

manchester united vs manchester city
derby manchetser dalam ajang icc

Klasemen ICC di Amerika Serikat: Manchester United Masih di Puncak

Manchester United yang saat ini masih memimpin di klasemen semntara dalam ajang International Champions Cup (ICC) 2017, di Amerika Serikat. The Reds Devils telah mengumpulkan tiga poin, Paris Siant-Germain dan AS Roma siap menyusulnya.

Tim asuhan Jose Mourinho, selama pra musim mereka di Amerika Serikat dalam turnamen ICC berada di posisi puncak klasemen. Usai mereka meraih kemenangan saat berhadapan dengan Manchester City yang mengakhiri skor 2-0. Di pertandingan tersebut berlangsung di NRG Stadium, Houston, Texas.

Masing-masing gol yang di cetak oleh Manchester United, di buat melalui tendangan dari Romelu Lukaku di menit ke 37 dan sepakan Marcus Rashford pada menit 39. Dengan hasil itu, membuat rival abadi Manchester City di posisi terbawah dalam klasemen sementara dengan poin nol.

Sedangkan Paris Saint-Germain telah berada di posisi runner up usai raih menang kontra AS Roma dalam drama adu penalti. PSG mampu mengungguli penalti dengan skor akhir 5-3.  Yang mana pemain AS Roma yang gagal dalam ekskusi penalti bernama Gerson.

Di laga itu, sebenarnya pertandingan berjalan dengan seimbang dimana kedua tim masing-masing meraih satu gol. Dengan skor 1-1 itu, PSG terlebih dahulu unggul berkat gol yang dicetak oleh Marquinhos di menit ke 36. Ketika laga sudah berlangsung selama satu jam, kini Umar Sadiq yang memberikan skor bagi tim ibukota Italia itu.

Setelah 90 menit bermain, kedudukan pun masih 1-1 yang menjadikan sebuah hasil akhir melalui drama adu penalti. Dengan begitu, AS Roma harus bermain lebih agresif lagi di pertandingan berikutnya di ajang ICC. Sementara PSG, harus mempertahankan permainan terbaik mereka jika ingin membawa pulang piala dalam pra musim tahun ini.

Jadwal Liga Italia: AS Roma vs Juventus, 30 Juli 2017

Jadwal AS Roma vs Juventus yang akan berlangsung pada tanggal 30 Juli 2017. Pertandingan itu merupakan kompetisi International Champions Cup 2017 yang akan di selenggarakan di Gillette Stadium. Yang mana akan mempertemukan kedua tim yaitu AS Roma berhadapan dengan Juventus.

Kedua tim akan bermain dengan saling memberikan serangan di pertandingan tersebut. Sejauh ini, di bursa transfer musim panas 2017 Juventus telah membenahi barisan depan mereka. Dimana klub asal Turin itu telah mendatangkan Douglas Costa dari Bayern Munchen, dan Federico Bernardeschi akan segera tiba dari Fiorentina.

Dengan adanya Costa dan Bernardeschi, kedua pemain tersebut membuat formasi yang sering di pakai oleh Massimiliano Allegri menjadi lengkap. Yang mana sang pelatih di pertengahan musim lalu, menggunakan formasi 4-2-3-1. Allgeri memiliki alasan, karena pasang pelatih terasa kurang pemain pada bagian sayap yang menjadikan Mario Mandzukic bermain sebagai sisi kiri dalam serangan.

AS Roma vs Juventus
higuain yang sedang ingin mencoba melepaskan tendangannya

Hasil Pertemuan Terakhir AS Roma vs Juventus:

  • Pada tanggal 2 Maret 2015, AS Roma yang bermain di Olimpico harus di tahan imbang 1-1 saat melawan Juventus.
  • Di tanggal 30 Agustus 2015, AS Roma mampu raih kemenangan di kandang sendiri dengan skor 2-1 melawan Juventus.
  • Bermain di depan para pendukungnya, Juventus memenangkan laga tipis 1-0 berhadapan dengan AS Roma di tanggal 24 Januari 2016.
  • Pada tanggal 17 Desember 2916, Juventus membuat tersenyum pendukungnya 1-0 melawan tamunya AS Roma.
  • Di tanggal 14 Mei 2017, AS Roma meraih kemenangan skor akhir 3-1 kontra Juventus.

Kedua pemain yang baru saja di datangkan oleh Juventus, Costa dan Bernardeschi akan membantu Paulo Dybala dalam serangan untuk memberikannya kepada bomber Juventus, Gonzalo Higuain. Dengan adanya empat pemain tersebut menjadi Old Lady memiliki serangan yang lebih baik ketimbang musim lalu.

Dimana sepanjang musim 2016-2017 lalu, Nyonya Tua sering mendapatkan kritikan yang menganggap bahwa mereka tampil terlalu bertahan. Yang mana Bianconeri harus menerima keklahan dari AS Roma dan juga Napoli dalam mencetak gol ke gawang lawan. Higuain serta rekan setimnya hanya mengkoleksi 77 gol, kalah dengan AS Roma yang mengumpulkan 90 gol.

Sedangkan Napoli sendiri, berhasil mengumpulkan 94 gol. Sementara AS Roma akan tampil dengan serangan yang cukup mengancam gawang Gianluigi Buffon di pertandingan tersebut. Pelatih baru mereka yang bernama Eusebio Di Francesco, memiliki ciri khas dalam permainannya yang atraktif ketika melatih di Sassuolo.

Sebelum mereka akan menghadapi Juventus, Di Francesco mengatakan tidak ada perubahan dengan gaya permianan Giallorossi. Dan pelatih tersebut pun sangat yakin dengan permainan menyerang mereka. Meski begitu, Di Francesco memerintahkan kepada tim asuhannya untuk tetap waspada. Karena pelatih berusia 47 tahun tersebut beranggapan Juventus mampu memberikan serangan balik yang mematikan.

Maka dari itu, di pertandingan nanti kedua tim diperdiksikan akan bermain sangat sengit karena mereka akan bersaing dalam meraih gelar Scudetto musim 2016-2017.

as-roma-vs-juventus
para pemain roma merayakan gol

Lima Laga Terkahir Yang Dijalani AS Roma:

  • Pada tanggal 28 Mei 2017, AS Roma mampu raih kemenangan dengan skor tipis 3-2 atas Genoa.
  • Di tanggal 11 Juli 2017, Pinzolo Val Rendena dibungkan oleh AS Roma dengan skor telak 0-8 tanpa balas.
  • AS Roma memenangkan laga dengan skor 1-0 melawan Slovacko, di tanggal 14 Juli 2017.
  • Pada tanggal 19 Juli 2017, AS Roma ditahan imbang 1-1 kontra Paris Saint-Germain.
  • Di tanggal 25 Juli 2017, Tottenham Hotspurs harus akui kehebatan AS Roma skor akhir 2-3.

Lima Laga Terkahir Yang Dijalani Juventus:

  • Pada tanggal 21 Mei 2017, Juventus berhasil memengakan laga 3-0 atas Crotone.
  • Di tanggal 27 Mei 2017, Bologna dikalahkan oleh Juventus skor akhir 1-2.
  • Juventus dipermalukan di ajang bergengsi Liga Champions dengan skor 1-4 saat menghadapi Real Madrid, di tanggal 3 Juni 2017.
  • Pada tanggal 22 Juli 2017, Juventus harus akui kekuatan Barcelona yang mengakhiri sko 1-2.
  • Di tanggal 26 Juli 2017, Paris Saint-Germain kalah 2-3 melawan Juventus.

Szczesny Menyepakati Kontrak Dengan Juventus

Juventus telah menyelesaikan penandatangan dengan kiper Wojciech Szczesny dari Arsenal, dengan harga sebesar 12.2 juta euro. Pemain kebangsaan Polandia itu menandatangani kontrak dengan durasi empat tahun bersama tim juara Serie A. Dikabarkan bahwa penjaga gawang itu sudah menjalani tes medis.

Nilai kiper transfer kiper berusia 26 tahun itu akhirnya bisa naik dengan harga 15.3 juta euro, semua itu tergantung dalam kondisi tertentu selama kontraknya terpenuhi. Szczesny telah bermain selama dua musim bersama AS Roma di Liga Italia dengan status peminjaman.

Yang mana Arsenal sendiri mendatangkan penjaga gawang tersebut dari Legia Warsawa sebagai pemain muda. Dan dia pun sudah mencacatkan 181 penampilan di semua kompetisi sebelum kedatangan David Ospina dan Peter Cech, yang membuat dia hengkang untuk bisa bermain di tim utama.

Gianluigi Buffon dan Wojciech Szczesny
Gianluigi Buffon dan Wojciech Szczesny saat bertemu dalam pertandingan

Szczesny Mengungkapkan Hatinya di Juventus

Mantan kiper AS Roma, Wojciech Szczesny merasa sangat senang menandatangani kontrak bersama Juventus untuk tampil di musim depan. Dimana klub tersebut menilai bahwa dia akan menjadi lapis kedua Gianluigi Buffon untuk bermain di Piala Italia atau Liga Champions.

Buffon sendiri belum dapat digantikan sebagai kiper pertama, meski usianya saat ini menginjak 39 tahun untuk lebih banyak istirahat. Dengan demikian, Szczesny tidak masalah untuk bersaing dengan mantan penjaga gawang Parma tersebut.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Juventus,” ucapnya di konfrensi pers.

“Saya pun sempat berbicara dengan Gigi Buffon yang merupakan legenda sejadi dalam sepakbola.”

“Saat anda dapat bergabung denga Juventus, maka anda merupakan pemain yang terpilih. Saya pun tidak sedikit pun ragu sebelum datang ke sini.”

“Saya siap untuk tantang baru di sini. Juventus merupakan pilihan terbaik dalam karir saya. Saat ini, usia saya 27 tahun dan ingin meraih sebuah gelar. Klub ini memiliki mentalitas yang baik untuk bisa melakukannya.”

Juventus yang kalah dalam kedua final mereka di Liga Champions selama tiga musim terakhir. Ketika itu mereka berhadapan dengan Real Madrid di Cardiff pada bulan lalu dan Szczesny siap membantu mendapatkan bagian dari itu.

“Saya sangat mengingikan musim depan nanti dapat meraih gelar Liga Champions,” tambahnya.

Gianluigi-Buffon-Wojciech-Szczesny
buffon dan szczesny sedang berpelukan sebelum memulai laga

Szczesny: Buffon Buat Saya ke Juventus

Kiper yang pernah membela Arsenal, Wojciech Szczesny itu mengaku jika keputusannya untuk bergabung dengan Juventus karena Gianluigi Buffon. Dimana kiper terbaik dunia itu merupakan maestro dalam sepak bola Italia dan legenda Juvenuts.

Kiper kebangsaan Polandia ini resmi berseragam Juventus di hari Rabu lalu. Penampilan Wojciech Szczesny sepanjang musim lalu dengan tim ibukota itu sangat gemilang. Dengan pengalamanya di musim 2016-2017 lalu, klub asal Turin itu pun lekas mendatangkannya.

“Juventus merupakan tim yang sangat luar biasa, klub ini memiliki ambisi untuk bisa meraih kemenangan di tiap pertandingan,” ujar Szczesny.

“Tidak hanya sekedar memenagkan laga, namun meraih trofi. Hal itulah yang membuat saya berada di sini. Saya berharap saya bisa memenangkan banyak gelar. Saya ingin menjadi pemain yang memiliki banyak gelar, maka saya ada di sini dan siap melangkah.”

“Apa alasan itu karna Buffon? Ya, karena saya ingin meningkat, maka tidak ada kesempatan yang bagus kecuali dapat berlatih dengan Gianluigi Buffon.”

“Dia merupakan kiper tebaik baik dalam sejarah sepak bola Italia, bahkan dunia. Saat ini, saya memiliki peluang untul berlatih dengannya untuk bisa mengasa kemampuan dan belajar.”

Klasemen Liga Italia: AC Milan Semakin Dekat 4 Besar, Meski Juventus Jauh

Musim ini, tim juara bertahan Juventus telah menjauhkan jarak dengan AS Roma di klasemen Liga Italia 2016-2017. Dimana Bianconeri saat ini telah mengkoleksi 57 poin, sedangakan Giallorossi yang menempari posisi kedua berhasil mengumpulkan 50 angka.

Raksasa Italia, Juventus telah berhasil menambahkan jarak dengan AS Roma usai memetik kemenangan melawan Corotone dengan skor 2-0. Pada laga sebelumnya, AS Roma sempat memperkecil selisih poin, setelah mereka meraih menang dengan telak menghadapi Fiorentina skor akhir 4-0.

Dengan hasil yang diperoleh oleh tim-tim yang berada di papan atas membuat persaingan di Liga Italia ini begitu seru. Yang mana saling mengejar angka untuk mendapatkan posisi terbaik jelang akhir musim 2016-2017. AC milan pun sukses memanfaat pertandingan tunda mereka di pekan 23, yang meraih kemenangan 1-0 atas Bologna. Meski mengakhiri laga hanya sembilan pemain.

ac milan vs bologna
pemain milan tengah merayakan kemenangan

Persaingan di Papan Atas Klasemen Serie A, Semakin Sengit

Setelah semua pertandingan terlaksana, di giornata 23, posisi di empat besar pun masih belum ada perubahan. Yang mana Juventus, AS Roma, Napoli menempati posisi tiga besar. Disusul dengan Lazio yang memiliki 43 poin, Inter Milan mengkoleksi 42 poin dan Atalanta mengemas 42 poin diatas AC Milan yang berada di peringkat ketujuh.

Sementara Crotone dan Bologna telah merasakan hasil yang tidak memuaskan, setelah kedua klub tersebut mengalami kekalahan. Di musim ini, Bologna bertengger di posisi ke 14 yang hanya mengumpulkan 27 poin. Sedangkan Crotone yang dikalahkan oleh tim juara bertahan mendekati zona dasar degradasi, dengan mengumpulkan 13 poin.

Vicenzo Montella
montella yang tengah melihat tim asuhannya bermain

Montella: Meski Kalah, Jangan Beri Komentar Sekarang

AC Milan telah mengalami kekalahan ketika laga ujicoba melawan Borussia Dortmund. Vicenzo Montella selaku pelatih kepala Rossoneri pun mengaku sangat senang melihat semangat dari tim besutannya. Milan dikalahkan dengn skor 1-3 saat berhadapan dengan Dormund dalam kompetisi International Champions Cup di Stadion University Town Main.

Dilaga tersebut AC Milan terlebih dahulu kejebolan dua gol, yang dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang dan satu gol dicetak Nuri Sahin. Diavolo Rossi pun membalasnya dengan satu gol melalui Carlos Bacca. Ini merupakan laga persahabatan kedua bagi Milan di musim panas ini.

Pada sebelumnya, mereka telah berhadapan dengan FC Lugano yang sukses meraih kemenangan dengan skor 4-0. Lalu, mereka akan melawan Bayern Munchen dalam pertandingan ujicoba berikutnya. Montella mengatakan tahap ini merupakan hasil yang tidak relevan untuk diperbincangkan.

Karena timnya, ingin fokus dalam mengembalikan kebugaran para pemainnya. Akan tetapi, dari segi mental, sang pelatih merasa puas yang ditunjukkan oleh para pemianya.

“Kita tidak perlu melihat dengan hasil. Saya beranggapan tim ini sudah baik dan memiliki karakter,” ucapnya kepada media.

“Kami harus memperbaiki hal-hal yang diperlukan, namun semangat harus sama. Kami memang mengalami keterpurukan di beberapa kesempatan, namun kami dapat menunjukkan permainan dan para pemain muda pun tampil baik,” tambahnya.

Montella memberikan pujian kepada pemain baru di kesempatan ini, dimana Hakan Calhanoglu yang bermain di babak kedua. Selain itu, ada empat pemain baru lainnya yang ikut berlaga di pertandingan ini. Seperti Ricardo Rodriguez, Fabio Borini, Mateo Musacchio dan Franck Kessie.

Sedangkan, pembelian pemain termahal di Milan, Leonardo Bonucci belum dimainkan.

“Dia (Calhanoglu) merupakan pemain yang berbakat, dia dapat mengawali permainan. Dia memiliki keyakinan yang besar dan ingin berkembang. Kami mengharapkan dia mampu membuktikan kualitas dirinya secara penuh,” ucap Montella.

“Untuk Leonardo Bonucci, dia adalah salah satu dari kami di setiap hal. Yang mana merupakan pemain baru dari klub dan kami bangga telah memilikinya,” tutupnya.

Berita Bola Meski Dikalahkan Roma, Montella Memberikan Ucapan Selamat Kepada Para Pemain Milan

Pertandingan terakhir AC Milan bertanding tandang ke Stadio Olimpico melawan AS Roma. Dalam pertandingan tersebut, Roma berhasil mengalahkan Rossoneri dengan skor 1-0.

radja nainggolan
Gol kemenangan 1-0 tersebut persembahan dari Radja Nainggolan.
montella
Meskipun dalam pertandingan terakhir mengalami kekalahan, pelatih AC Milan, Vincenzo Montella mengaku tak kecewa timnya kalah dalam pertandingan melawan AS Roma, namun justru ia memuji performa anak-anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.

Berita Bola Montella Memberikan Ucapan Selamat Kepada Pemain Milan

Milan bertanding tandang melawan Giallorossi pada Liga Italia Serie A babak 16. Menurut sumber yang diterima berita bola Dalam pertandingan tersebut, Casciavit harus pulang tanpa membawa pulang poin karena ia berhasil dikalahkan oleh tim tuan rumah dengan skor 1-0.

Meskipun timnya mengalami kekalahan dalam pertandingan terakhir, namun sang pelatih, Montella mengaku tidak kecewa. Meski timnya gagal mendekati Juventus yang berada di puncak klasemen sekalipun, ia tidak sedih. Ia justru menyebut ada sisi positif dari permainan yang ditampikkan oleh skuad Rossoneri.

Untuk para pemain muda yang bermain di stadion, pertandingan tersebut membuat saya puas. Kami harus memastikan kekalahan ini memberi kami keyakinan yang kami butuhkan.

Jika saya menganalisis permainan, saya harus mengucapkan selamat kepada para pemain. Mereka bermain dengan konsisten, memberikan kepuasan kepada kami.” tutur Montella.

AC Milan harus merelakan gagal mendapatkan poin dalam pertandingan terakhir. Meskipun tidak turun dalam klasemen, namun selisihnya dengan puncak klasemen semakin jauh karena gagal mendapatkan poin dalam pertandingan terakhir.

Hasil Pertandingan AS Roma vs AC Milan: Skor 1-0

Sumber resmi situs livescore Liga Italia Serie A sudah memasuki pertandingan babak ke-16. Dalam babak ini mempertemukan AS Roma yang sedang berada di peringkat ke-2 klasemen, dan AC Milan yang berada di peringkat ke-3 klasemen.

Pertandingan berlangsung di kandang Giallorossi, Stadio Olimpico pada 13 Desember 2016.

Dalam pertandingan ini, La Maggica berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 dengan gol yang dicetak oleh Radja Nainggolan.

Pertandingan berlangsung dengan penguasaan bola yang hampir imbang antara kedua klub, Giallorossi mendapatkan 24 tendangan bebas yang menjadi kesempatan untuk menyerang.

Pertandingan babak pertama dimulai dengan ditiupnya pluit tanda pertandingan dimulai oleh wasit.
Pada menit ke-18, Mario Pasalic melakukan pelanggaran yang mengharuskan wasit mengeluarkan kartu kuning.

Emosi di lapangan, Wojciech Szczesny melakukan tackle yang telat dan menjatuhkan lawannya pada menit ke-27. Tidak ada kartu yang dikeluarkan oleh wasit, namun AC Milan dihadiahi tendangan penalti.

M’Baye Niang mengambil kesempatan untuk mengeksekusi tendangan penalti tersebut. Namun, tendangannya yang menuju ke arah sudut kanan bawah gawang dapat dibaca oleh penjaga gawang. Penjaga gawang melakukan lompatan dan menyelamatkan gawang dengan baik.

Babak pertama mendapatkan 4 menit waktu tambahan, namun tidak ada gol yang tercipta di babak tersebut.

AS Roma mendapatkan gol kemenangan mereka pada menit ke-62, saat itu Radja Nainggolan menerima operan dan ia langsung menembakkan serangan langsung dari jarak 20 meter. Ia menembakkan bola dengan akurat, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang, bola pun berhasil masuk ke gawang.

Sampai akhir pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta, hanya saja AC Milan kembali mendapatkan kartu kuning di menit ke-79. Gabriel Paletta melakukan pelanggaran yang membuat wasit tidak ragu-ragu untuk mengeluarkan kartu kuning.

Lalu AS Roma juga membuat pelanggaran sehingga harus mendapatkan kartu kuning. Rudiger menjatuhkan pemain lawan, wasit pun memberikan kartu kuning karena pelanggaran tersebut.
Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 bagi AS Roma, kemenangan yang dinanti-nantikan Giallorossi mengalahkan Casciavit yang sedang bersaing di klasemen Serie A.

AS Roma Harus Bertanding Tanpa Kevin Strootman Pada Dua Pertandingan

Gelandang AS Roma, Kevin Strootman diputuskan bersalah, ia mendapatkan sanksi tidak boleh ikut bermain di dua pertandingan selanjutnya pada Liga Serie A.

Sanksi ini diberikan usai pertandingan Derby della Capitale antara Lazio melawan Roma akhir pekan lalu. Saat itu, Strootman dinilai menjadi provokator dalam insiden dengan pemain Lazio, Danilo Cataldi.

Ia dianggap memprovokasi karena menyiram Cataldi saat melakukan selebrasi saat berhasil mencetak 1 gol bagi Giallorossi.

Pengumuman pemberian hukuman dijatuhkan hari ini. Namun, Baldissoni merasa ini tidak adil karena yang seharusnya mendapat hukuman adalah Cataldi yang melakukan kekerasan. Ia akan mempertahankan agar Strootman tetap bisa ikut bertanding karena dua pertandingan berikutnya adalah pertandingan besar melawan dua klub yang sedang berada di peringkat 3 dan pertama

Kevin Strootman Dijatuhi Larangan Mengikuti Dua Pertandingan

kevin strootman
Laga Derby della Capitale antara Lazio vs AS Roma berakhir dengan kemenangan bagi Roma. Pada pertandingan tersebut, Strootman menyumbang gol pertama bagi Serigala di menit ke-64.

Namun saat selebrasi, pemain gelandang nomor 6 tersebut melakukan hal yang dinilai memprovokasi terjadi keributan. Saat melakukan selebrasi usai mencetak gol, ia menyiramkan air ke muka Cataldi.

Cataldi yang merasa jengkel langsung menarik kerah pemain asal Belanda ini hingga terjatuh dan terjadi keributan antara pemain kedua tim. Hingga akhirnya Cataldi dijatuhi kartu merah, dan Strootman hanya mendapatkan kartu kuning saja. Dengan demikian, Para Elang melanjutkan permainan dengan total 10 pemain saja.

Dan dari kejadian tersebut, hari ini Pihak Serie A merilis temuan disiplin, pemain asal Belanda tersebut tidak boleh bermain dalam pertandingan melawan AC Milan dan Juventus. Tindakan yang dilakukan saat selebrasi dianggap sebagai tindakan provokatif, namun bukan tindakan kekerasan atau tidak sportif.

Baldissoni Kaget Strootman Mendapat Hukuman

mauro baldissoni
Direktur AS Roma, Mauro Baldissoni mengaku kaget dan bingung dengan keputusan Liga Serie A yang memberikan sanksi kepada Strootman usai laga Derby della Capitale.

Kami terkejut dan bingung dengan berita ini. Kelas banding akan diajukan dan akan didengar oleh pihak Serie A sebelum pertandingan melawan Milan.” ujar Baldissoni.

Ini sangat bisa diperdebatkan, sebagai bukti dalam video simulasi seharusnya Cataldi yang mendapat hukuman karena melakukan kekerasan.” lanjutnya.

Seperti yang diketahui, dalam pertandingan tersebut, Strootman terlibat konfrontasi dengan salah satu pemain Lazio, Danilo Cataldi usai mencetak gol pertama. Strootman menyiram air ke muka Cataldi saat sedang selebrasi usai mencetak gol.

Baldissoni merasa, kalau ini adalah tidak adil, aturan seperti ini baru diterapkan dan Roma sebagai kelinci percobaan.

“Ini pertama kalinya aturan seperti itu diterapkan dengan cara ini. Jadi, roma telah diperlakukan sebagai kelinci percobaan dalam hukum olahraga, padahal dua pertandingan besar sedang didepan mata.”

Kami berharap akan ada dengar pendapat pada hari Jumat. Klub akan terus mempertahankan diri agar bisa mempertahankan Strootman tetap bisa main. Kami meminta untuk para fans berdiri bersama kami, meskipun banyak situasi yang akan dihadapi.”

Seperti yang diketahui, dua pertandingan berikutnya akan menjadi pertandingan yang berat bagi AS Roma. Klub yang sedang berada di peringkat ke-2 klasemen ini akan berhadapan dengan AC Milan yang sedang berada di peringkat ke-3 sebelum akhirnya bertanding dengan Juventus yang berada di puncak klasemen.

Jika hukuman bagi Strootman tidak bisa ditoleransi, maka dua pertandingan berikutnya akan menjadi hal yang sulit bagi Roma untuk melewatinya.

Hasil Pertandingan Lazio vs AS Roma

Laga lanjutan Liga Italia Serie A babak ke-15 akan menjadi sebuah pertandingan besar bertajuk laga derby antara Lazio yang akan menjamu AS Roma. AS Roma yang mempunyai misi ingin menyalip Juventus harus bersaing dengan Lazio, sebelum akhirnya bertanding melawan AC Milan kemudian Juventus.

Pertarungan berakhir sangat sengit, keduanya bertanding dengan baik di babak pertama hingga keduanya berhasil menjaga gawang masing-masing tanpa ada satu gol yang masuk.

Di babak ke-2 menit ke-67, Lazio harus bertanding dengan 10 pemain karena salah satu pemainnya mendapatkan kartu merah. Pada babak ini juga AS Roma menguasai jalannya pertandingan, mengubah kedudukan menjadi 0-2 dan membawanya sebagai juara dan menguasai Roma.

Hasil Pertandingan Lazio vs AS Roma

Pertandingan Lazio dan AS Roma menjadi sebuah pertandingan laga Derby della Capitale yang mempertemukan dua klub dalam satu kota yang sama. Pertandingan berakhir dengan hasil skor 0-2 untuk kemenangan bagi AS Roma. Serigala Ibu Kota berhasil mempertahankan taringnya dan masih menguasai Roma.

Pertandingan babak pertama terjadi sangat sengit, tidak ada gol yang tercipta sampai akhirnya pertandingan babak pertama berakhir dan jeda untuk para pemain istirahat minum.

Namun di babak ke-2, AS Roma mulai menunjukkan taringnya, tercipta 2 gol yang membawanya sebagai juara.

Komentar Pertandingan Lazio vs AS Roma

stadio olimpico
Tidak ada banyak hal penting yang terjadi pada pertandingan babak pertama.

Lazio sempat membuat kesempatan besar untuk mencetak gol di menit ke-13. Ciro Immobile meberima operan di dalam kotak penalti dan mencoba untuk menembakkan bolanya ke gawang. Sayangnya, tembakannya melenceng jauh ke atas gawang. Bola keluar lapangan dan menjadi tendangan gawang bagi AS Roma.

Menit ke-29, Lucas Biglia (Lazio) membuat pelanggaran, melakukan tackling buruk ke arah pemain lawan. Ia harus menerima kartu kuning sebagai ganjaran dari permainannya yang kurang sportif.

Pertandingan babak pertama berakhir tanpa adanya gol satupun yang tercipta. Kedua tim bertanding sangat baik dalam mempertahankan gawang yang sangat penting.

Pertandingan babak kedua dimulai. Antonio Rudiger (AS Roma) melakukan sebuah tackle buruk. Ia sangat pantas untuk menerima kartu kuning dari wasit.

Kesempatan gol bagi Serigala di menit ke-53. Edin Dzeko berdiri di tempat umpan crossing dan melakukan sundulan ke kiri gawang. Namun sayangnya penjaga gawang langsung mencegah bola untuk masuk ke dalam gawang.

Giallorossi terus melakukan serangan. Di menit ke-61, Edin Dzeko yang lepas dari penjagaan lawan berhasil mendapatkan umpan crossing dalam kotak penalti. Ia berusaha untuk memasukkan bola tersebut ke gawang, namun tendangannya kurang terarah dan bola berhasil ditepis oleh penjga gawang.

kevin strootman
Terus melakukan penyerangan, akhirnya satu gol tercipta. Kevin Strootman tidak mendapatkan penjagaan dari pemain bertahan lawan. Mengambil kesempatan ini, ia langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat dan bola berhasil masuk ke gawang.

Skor sementara 0-1 bagi AS Roma.

danilo cataldi
Danilo Cataldi mendapatkan kartu kuning di menit ke-67. Para Elang harus bermain dengan 10 pemain karena kartu merah tersebut.

Di menit ke-77, Serigala kembali mendapatkan gol melalui Radja Nainggolan yang menerima operan dan memutuskan untuk menembakkan bola dengan jarak 27 meter. Tendangan yang sangat akurat, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang dan masuk ke sudut kanan bawah gawang. Penjaga gawang tidak berkutik dengan tendangan hebat tersebut.

Hingga akhirnya pertandingan berakhir bagi kemenangan AS Roma 0-2. Saat ini Roma masih dikuasai oleh Serigala.

Juventus Masih Anteng di Puncak Klasemen Serie A

Juventus, klub yang sudah 5 kali berturut-turut memenangkan Liga Italia Serie A kali ini masih menunjukkan taringnya. Klub Zebra ini masih berada di peringkat teratas klasemen dengan 36 poin, sedangkan AS Roma yang berada di peringkat ke-2 masih tertinggal empat poin untuk bisa menyamakan poin.

Liga Italia Serie A babak ke-15 sudah selesai. Pertandingan akhir klub zebra melawan Atlanta di Juventus Stadium menambah 3 poin bagi Juventus. Lalu selanjutnya Juve akan bertemu dengan Torino sebelum akhirnya akan bertanding melawan AS Roma.

Jika ingin tetap meninggalkan poin dari Roma, pertandingan tersebut harus dimenangkan oleh Juve. Tapi bukan hal mudah bagi Juve untuk mengalahkan Roma yang memiliki pemain untuk menjadi pemenang. Akan menjadi pertandingan menarik yang sayang untuk dilewatkan pecinta Liga Italia.

Juventus Masih Anteng di Puncak Klasemen Serie A

liga-italia-serie-a
Liga Italia Serie A masih dikuasai oleh klub asuhan Massimiliano Allegri, Juventus dengan 36 poin

Klub asuhan Massimiliano Allegri sudah bertanding dengan sangat baik dalam Liga Italia. Saat ini mereka sedang menduduki puncak klasemen dengan 36 poin atas 12 kemenangan dan mengalami 3 kali kekalahan.

Kekalahan yang terakhir dialami Juventus adalah saat melawan Genoa yang bertanding secara agresif menyerang. Terkait hal ini, bianconeri harus menerima kekalahan dengan skor 3-1. Putih – hitam memang menguasai permainan, namun Genoa lebih agresif dalam bermain sehingga Juventus harus menanggung kekalahan.

Pelatih Genoa memang sengaja menyuruh pemainnya untuk bertanding secara agresif, mengingat Juve bukan lawan yang mudah untuk ditaklukan.

Namun meski kalah dari Genoa tidak Si Zebra dari puncak klasemen, ia tetap berada di puncak karena saat itu selisih poin dengan peringkat ke-2 klasemen cukup jauh yakni masih unggul 4 poin.

Apakah Juve akan kembali memenangkan Liga Italia Serie A dan mencatat sebagai pemenang A sebanyak 6 kali berturut-turut. Pertandingan masih panjang, masih ada 23 pertandingan yang harus dihadapi Si Zebra. Jika mereka berhasil mempertahankan kedudukan, mereka akan menggemparkan dunia dengan menjadi pemenang enam kali berturut.

Juventus Akan Bertemu Torino Sebelum Bertemu AS Roma

Laga selanjutnya Juve akan berkunjung ke Stadio Olimpico untuk bertanding melawan Torino di babak ke-16 Serie A. Klub ini memang saat ini sedang berada di peringkat ke-7, namun bukan berarti Si Zebra bisa meremehkan klub ini. Pasalnya, hasil pertandingan masih belum ditentukan jika pertandingan belum dilakukan. Tidak selamanya klub yang sedang berada di puncak klasemen akan terus memenangkan pertandingan, buktinya saja pada pertandingan melawan Genoa yang mengharuskan bianconeri menerima kekalahan telak 3-1.

alvaro morata
Juventus akan bertemu AS Roma pada pertandingan babak ke-17, ini kesempatan bagi Juventus untuk memperbear selisih poin jika ia menang. Namun jika kalah, mereka akan gagal mendapatkan poin dan selisih dengan Roma akan semakin dekat

Pertandingan ini akan menjadi pertandingan bergengsi, dimana kedua klub peringkat atas harus bertemu dan bertanding.

Masih belum diketahui pertandingan babak ke-18 kapan dan dimana Juve akan bertanding. Pertandingan mereka melawan Crotone harus ditunda.

Dari pertandingan-pertandingan berikutnya, yang paling dinantikan adalah saat dimana Signora Omicidi akan melawan AS Roma. Roma yang sudah siap bertanding melawan Juve, betupun Juve yang sudah siap menghadapi segala pertandingan. Akan menjadi pertandingan seru yang sayang untuk dilewatkan, jangan lupa saksipan pertandingannya pada 18 Desember 2016 pukul 02.45 di di tv online yang menyiarkan pertandingan langsung Liga Italia Serie A.

Setelah Mengalahkan Lazio, Roma Siap Untuk Melawan Milan dan Juventus

AS Roma berhasil menang dalam laga Derby della Capitale melawan rival sekotanya, Lazio pada Babak 15 Serie A 2016/17. Dengan begini, Ibu Kota Italia masih dikuasai oleh Serigala-Serigala Roma.

Pertandingan akhir ini menjadikan Roma sudah menang empat pertandingan derby melawan Lazio.

Namun berikutnya akan menjadi pertandingan yang lebih sulit, masih ada dua pertandingan yang mengharuskan Roma untuk mengerahkan seluruh kemampuan.

AS Roma Sudah Siap Untuk Melawan AC Milan dan Juventus

liga-italia-serie-a
Pertandingan Serie A dua Babak Berikutnya akan menjadi pertandingan besar bagi AS Roma

Setelah pertandingan derby, Roma sudah siap untuk dua pertandingan penting selanjutnya melawan klub-klub peringkat atas klasemen, yakni akan menjamu AC Milan yang sedang berada di peringkat 3 klasemen, dan akan bertanding ke Juventus Stadium untuk pertandingan berikutnya.
Pelatih Roma, Luciano Spalletti mengungkapkan pada situs resmi klub.

Kemenangan melawan Lazio menaikkan imajinasi kami, dan memiliki target lain, yakni dalam pertandingan melawan AC Milan dan Juventus. Sekarang, kami harus fokus pada pertandingan berikutnya melawan AC Milan.

Roma sudah bekerja keras untuk mengalahkan Lazio. Klub asuhan Simeone Inzaghi sudah bekerja dengan brilian membangun keseimbangan dalam  tim.

Roma harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan Lazio karena Lucas Biglia tidak memberi Diego Perotti banyak ruang. Akhirnya Luciano Spalletti harus meminta Radja untuk menutupi kekurangan itu. Saat Radja sudah menemukan pola permainan baginya, serigala kembali bermain lebih baik dan semua menjadi lebih mudah hingga pertandingan berakhir 0-2.

Kemenangan merupakan buah hasil dari gol yang diberikan Kevil Strootman dan Radja Nainggolan.

Di menit ke-64, gol pertama terjadi dari sebuah tendangan jarak dekat ke gawang. Meski tendangan sudut sebelumnya gagal karena hanya mengenai kepala pemain bertahan lawan, namun Kevin Strootman mendapatkan kesempatan dari lini pertahanan. Mengambil kesempatan, dengan tenang menendang bola ke gawang dan mencetak gol pertama.

Lalu kemudian di menit ke-77 Roma kembali mencetak sebuah gol. Melalui Radja yang menerima operan dan memutuskan untuk menendang bola dengan jarak 27 meter. Ia menembakkan bola dengan sempurna, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang dan bola masuk ke sudut kanan bawah gawang. Gol tersebut berhasil menggandakan keunggulan dan menjadi gol terakhir dalam pertandingan.

Pertandingan AS Roma Berikutnya Melawan AC Milan dan Juventus

as roma
AS Roma sudah siap untuk melawan AC Milan dan Juventus

Pertandingan sengit bagi Serigala tidak berakhir sampai pada laga derby. Selanjutnya, klub La Magica masih akan berhadapan dengan tim-tim hebat, bahkan harus bertemu dengan klub yang sedang berada di puncak klasemen.

Pertandingan yang sangat penting akan dihadapi demi mempertahankan AS Roma dalam peringkat ke-2 Serie A.

Terutama untuk pertandingan berikutnya saat menjamu AC Milan di Stadio Olimpico, klub dengan lambang serigala harus memenangkan pertandingan ini jika ingin bertahan dalam posisi ke-2 klasemen Liga Italia Serie A. Saat ini, kedua klub ini memiliki poin yang sama, yakni 32 poin dari hasil pertandingan yang sama, 10 menang, 2 seri, dan 3 kalah. Jika Roma kalah, maka ia harus bergeser ke posisi 3 dan selisihnya dengan klub zebra akan semakin jauh.

Lalu setelah melawan AC Milan akan pertandingan yang lebih berat bagi klub asuhan Luciano Spalletti. Pasalnya, Giallorossi harus bertanding melawan klub yang sudah lima kali berturut-turut memenangkan Serie A, dan sekarang masih kokoh di puncak klasemen.

Namun Roma mengaku sudah siap untuk kedua pertandingan berikutnya, kita tunggu saja apa hasil pertandingan, apakah La Maggica akan membuat keajaiban dengan memenangkan kedua pertandingan berat tersebut.