Berita Bola Meski Dikalahkan Roma, Montella Memberikan Ucapan Selamat Kepada Para Pemain Milan

Pertandingan terakhir AC Milan bertanding tandang ke Stadio Olimpico melawan AS Roma. Dalam pertandingan tersebut, Roma berhasil mengalahkan Rossoneri dengan skor 1-0.

radja nainggolan
Gol kemenangan 1-0 tersebut persembahan dari Radja Nainggolan.
montella
Meskipun dalam pertandingan terakhir mengalami kekalahan, pelatih AC Milan, Vincenzo Montella mengaku tak kecewa timnya kalah dalam pertandingan melawan AS Roma, namun justru ia memuji performa anak-anak asuhnya dalam pertandingan tersebut.

Berita Bola Montella Memberikan Ucapan Selamat Kepada Pemain Milan

Milan bertanding tandang melawan Giallorossi pada Liga Italia Serie A babak 16. Menurut sumber yang diterima berita bola Dalam pertandingan tersebut, Casciavit harus pulang tanpa membawa pulang poin karena ia berhasil dikalahkan oleh tim tuan rumah dengan skor 1-0.

Meskipun timnya mengalami kekalahan dalam pertandingan terakhir, namun sang pelatih, Montella mengaku tidak kecewa. Meski timnya gagal mendekati Juventus yang berada di puncak klasemen sekalipun, ia tidak sedih. Ia justru menyebut ada sisi positif dari permainan yang ditampikkan oleh skuad Rossoneri.

Untuk para pemain muda yang bermain di stadion, pertandingan tersebut membuat saya puas. Kami harus memastikan kekalahan ini memberi kami keyakinan yang kami butuhkan.

Jika saya menganalisis permainan, saya harus mengucapkan selamat kepada para pemain. Mereka bermain dengan konsisten, memberikan kepuasan kepada kami.” tutur Montella.

AC Milan harus merelakan gagal mendapatkan poin dalam pertandingan terakhir. Meskipun tidak turun dalam klasemen, namun selisihnya dengan puncak klasemen semakin jauh karena gagal mendapatkan poin dalam pertandingan terakhir.

Hasil Pertandingan AS Roma vs AC Milan: Skor 1-0

Sumber resmi situs livescore Liga Italia Serie A sudah memasuki pertandingan babak ke-16. Dalam babak ini mempertemukan AS Roma yang sedang berada di peringkat ke-2 klasemen, dan AC Milan yang berada di peringkat ke-3 klasemen.

Pertandingan berlangsung di kandang Giallorossi, Stadio Olimpico pada 13 Desember 2016.

Dalam pertandingan ini, La Maggica berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 1-0 dengan gol yang dicetak oleh Radja Nainggolan.

Pertandingan berlangsung dengan penguasaan bola yang hampir imbang antara kedua klub, Giallorossi mendapatkan 24 tendangan bebas yang menjadi kesempatan untuk menyerang.

Pertandingan babak pertama dimulai dengan ditiupnya pluit tanda pertandingan dimulai oleh wasit.
Pada menit ke-18, Mario Pasalic melakukan pelanggaran yang mengharuskan wasit mengeluarkan kartu kuning.

Emosi di lapangan, Wojciech Szczesny melakukan tackle yang telat dan menjatuhkan lawannya pada menit ke-27. Tidak ada kartu yang dikeluarkan oleh wasit, namun AC Milan dihadiahi tendangan penalti.

M’Baye Niang mengambil kesempatan untuk mengeksekusi tendangan penalti tersebut. Namun, tendangannya yang menuju ke arah sudut kanan bawah gawang dapat dibaca oleh penjaga gawang. Penjaga gawang melakukan lompatan dan menyelamatkan gawang dengan baik.

Babak pertama mendapatkan 4 menit waktu tambahan, namun tidak ada gol yang tercipta di babak tersebut.

AS Roma mendapatkan gol kemenangan mereka pada menit ke-62, saat itu Radja Nainggolan menerima operan dan ia langsung menembakkan serangan langsung dari jarak 20 meter. Ia menembakkan bola dengan akurat, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang, bola pun berhasil masuk ke gawang.

Sampai akhir pertandingan, tidak ada lagi gol yang tercipta, hanya saja AC Milan kembali mendapatkan kartu kuning di menit ke-79. Gabriel Paletta melakukan pelanggaran yang membuat wasit tidak ragu-ragu untuk mengeluarkan kartu kuning.

Lalu AS Roma juga membuat pelanggaran sehingga harus mendapatkan kartu kuning. Rudiger menjatuhkan pemain lawan, wasit pun memberikan kartu kuning karena pelanggaran tersebut.
Pertandingan berakhir dengan skor 1-0 bagi AS Roma, kemenangan yang dinanti-nantikan Giallorossi mengalahkan Casciavit yang sedang bersaing di klasemen Serie A.

AS Roma Harus Bertanding Tanpa Kevin Strootman Pada Dua Pertandingan

Gelandang AS Roma, Kevin Strootman diputuskan bersalah, ia mendapatkan sanksi tidak boleh ikut bermain di dua pertandingan selanjutnya pada Liga Serie A.

Sanksi ini diberikan usai pertandingan Derby della Capitale antara Lazio melawan Roma akhir pekan lalu. Saat itu, Strootman dinilai menjadi provokator dalam insiden dengan pemain Lazio, Danilo Cataldi.

Ia dianggap memprovokasi karena menyiram Cataldi saat melakukan selebrasi saat berhasil mencetak 1 gol bagi Giallorossi.

Pengumuman pemberian hukuman dijatuhkan hari ini. Namun, Baldissoni merasa ini tidak adil karena yang seharusnya mendapat hukuman adalah Cataldi yang melakukan kekerasan. Ia akan mempertahankan agar Strootman tetap bisa ikut bertanding karena dua pertandingan berikutnya adalah pertandingan besar melawan dua klub yang sedang berada di peringkat 3 dan pertama

Kevin Strootman Dijatuhi Larangan Mengikuti Dua Pertandingan

kevin strootman
Laga Derby della Capitale antara Lazio vs AS Roma berakhir dengan kemenangan bagi Roma. Pada pertandingan tersebut, Strootman menyumbang gol pertama bagi Serigala di menit ke-64.

Namun saat selebrasi, pemain gelandang nomor 6 tersebut melakukan hal yang dinilai memprovokasi terjadi keributan. Saat melakukan selebrasi usai mencetak gol, ia menyiramkan air ke muka Cataldi.

Cataldi yang merasa jengkel langsung menarik kerah pemain asal Belanda ini hingga terjatuh dan terjadi keributan antara pemain kedua tim. Hingga akhirnya Cataldi dijatuhi kartu merah, dan Strootman hanya mendapatkan kartu kuning saja. Dengan demikian, Para Elang melanjutkan permainan dengan total 10 pemain saja.

Dan dari kejadian tersebut, hari ini Pihak Serie A merilis temuan disiplin, pemain asal Belanda tersebut tidak boleh bermain dalam pertandingan melawan AC Milan dan Juventus. Tindakan yang dilakukan saat selebrasi dianggap sebagai tindakan provokatif, namun bukan tindakan kekerasan atau tidak sportif.

Baldissoni Kaget Strootman Mendapat Hukuman

mauro baldissoni
Direktur AS Roma, Mauro Baldissoni mengaku kaget dan bingung dengan keputusan Liga Serie A yang memberikan sanksi kepada Strootman usai laga Derby della Capitale.

Kami terkejut dan bingung dengan berita ini. Kelas banding akan diajukan dan akan didengar oleh pihak Serie A sebelum pertandingan melawan Milan.” ujar Baldissoni.

Ini sangat bisa diperdebatkan, sebagai bukti dalam video simulasi seharusnya Cataldi yang mendapat hukuman karena melakukan kekerasan.” lanjutnya.

Seperti yang diketahui, dalam pertandingan tersebut, Strootman terlibat konfrontasi dengan salah satu pemain Lazio, Danilo Cataldi usai mencetak gol pertama. Strootman menyiram air ke muka Cataldi saat sedang selebrasi usai mencetak gol.

Baldissoni merasa, kalau ini adalah tidak adil, aturan seperti ini baru diterapkan dan Roma sebagai kelinci percobaan.

“Ini pertama kalinya aturan seperti itu diterapkan dengan cara ini. Jadi, roma telah diperlakukan sebagai kelinci percobaan dalam hukum olahraga, padahal dua pertandingan besar sedang didepan mata.”

Kami berharap akan ada dengar pendapat pada hari Jumat. Klub akan terus mempertahankan diri agar bisa mempertahankan Strootman tetap bisa main. Kami meminta untuk para fans berdiri bersama kami, meskipun banyak situasi yang akan dihadapi.”

Seperti yang diketahui, dua pertandingan berikutnya akan menjadi pertandingan yang berat bagi AS Roma. Klub yang sedang berada di peringkat ke-2 klasemen ini akan berhadapan dengan AC Milan yang sedang berada di peringkat ke-3 sebelum akhirnya bertanding dengan Juventus yang berada di puncak klasemen.

Jika hukuman bagi Strootman tidak bisa ditoleransi, maka dua pertandingan berikutnya akan menjadi hal yang sulit bagi Roma untuk melewatinya.

Hasil Pertandingan Lazio vs AS Roma

Laga lanjutan Liga Italia Serie A babak ke-15 akan menjadi sebuah pertandingan besar bertajuk laga derby antara Lazio yang akan menjamu AS Roma. AS Roma yang mempunyai misi ingin menyalip Juventus harus bersaing dengan Lazio, sebelum akhirnya bertanding melawan AC Milan kemudian Juventus.

Pertarungan berakhir sangat sengit, keduanya bertanding dengan baik di babak pertama hingga keduanya berhasil menjaga gawang masing-masing tanpa ada satu gol yang masuk.

Di babak ke-2 menit ke-67, Lazio harus bertanding dengan 10 pemain karena salah satu pemainnya mendapatkan kartu merah. Pada babak ini juga AS Roma menguasai jalannya pertandingan, mengubah kedudukan menjadi 0-2 dan membawanya sebagai juara dan menguasai Roma.

Hasil Pertandingan Lazio vs AS Roma

Pertandingan Lazio dan AS Roma menjadi sebuah pertandingan laga Derby della Capitale yang mempertemukan dua klub dalam satu kota yang sama. Pertandingan berakhir dengan hasil skor 0-2 untuk kemenangan bagi AS Roma. Serigala Ibu Kota berhasil mempertahankan taringnya dan masih menguasai Roma.

Pertandingan babak pertama terjadi sangat sengit, tidak ada gol yang tercipta sampai akhirnya pertandingan babak pertama berakhir dan jeda untuk para pemain istirahat minum.

Namun di babak ke-2, AS Roma mulai menunjukkan taringnya, tercipta 2 gol yang membawanya sebagai juara.

Komentar Pertandingan Lazio vs AS Roma

stadio olimpico
Tidak ada banyak hal penting yang terjadi pada pertandingan babak pertama.

Lazio sempat membuat kesempatan besar untuk mencetak gol di menit ke-13. Ciro Immobile meberima operan di dalam kotak penalti dan mencoba untuk menembakkan bolanya ke gawang. Sayangnya, tembakannya melenceng jauh ke atas gawang. Bola keluar lapangan dan menjadi tendangan gawang bagi AS Roma.

Menit ke-29, Lucas Biglia (Lazio) membuat pelanggaran, melakukan tackling buruk ke arah pemain lawan. Ia harus menerima kartu kuning sebagai ganjaran dari permainannya yang kurang sportif.

Pertandingan babak pertama berakhir tanpa adanya gol satupun yang tercipta. Kedua tim bertanding sangat baik dalam mempertahankan gawang yang sangat penting.

Pertandingan babak kedua dimulai. Antonio Rudiger (AS Roma) melakukan sebuah tackle buruk. Ia sangat pantas untuk menerima kartu kuning dari wasit.

Kesempatan gol bagi Serigala di menit ke-53. Edin Dzeko berdiri di tempat umpan crossing dan melakukan sundulan ke kiri gawang. Namun sayangnya penjaga gawang langsung mencegah bola untuk masuk ke dalam gawang.

Giallorossi terus melakukan serangan. Di menit ke-61, Edin Dzeko yang lepas dari penjagaan lawan berhasil mendapatkan umpan crossing dalam kotak penalti. Ia berusaha untuk memasukkan bola tersebut ke gawang, namun tendangannya kurang terarah dan bola berhasil ditepis oleh penjga gawang.

kevin strootman
Terus melakukan penyerangan, akhirnya satu gol tercipta. Kevin Strootman tidak mendapatkan penjagaan dari pemain bertahan lawan. Mengambil kesempatan ini, ia langsung melepaskan tembakan dari jarak dekat dan bola berhasil masuk ke gawang.

Skor sementara 0-1 bagi AS Roma.

danilo cataldi
Danilo Cataldi mendapatkan kartu kuning di menit ke-67. Para Elang harus bermain dengan 10 pemain karena kartu merah tersebut.

Di menit ke-77, Serigala kembali mendapatkan gol melalui Radja Nainggolan yang menerima operan dan memutuskan untuk menembakkan bola dengan jarak 27 meter. Tendangan yang sangat akurat, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang dan masuk ke sudut kanan bawah gawang. Penjaga gawang tidak berkutik dengan tendangan hebat tersebut.

Hingga akhirnya pertandingan berakhir bagi kemenangan AS Roma 0-2. Saat ini Roma masih dikuasai oleh Serigala.

Juventus Masih Anteng di Puncak Klasemen Serie A

Juventus, klub yang sudah 5 kali berturut-turut memenangkan Liga Italia Serie A kali ini masih menunjukkan taringnya. Klub Zebra ini masih berada di peringkat teratas klasemen dengan 36 poin, sedangkan AS Roma yang berada di peringkat ke-2 masih tertinggal empat poin untuk bisa menyamakan poin.

Liga Italia Serie A babak ke-15 sudah selesai. Pertandingan akhir klub zebra melawan Atlanta di Juventus Stadium menambah 3 poin bagi Juventus. Lalu selanjutnya Juve akan bertemu dengan Torino sebelum akhirnya akan bertanding melawan AS Roma.

Jika ingin tetap meninggalkan poin dari Roma, pertandingan tersebut harus dimenangkan oleh Juve. Tapi bukan hal mudah bagi Juve untuk mengalahkan Roma yang memiliki pemain untuk menjadi pemenang. Akan menjadi pertandingan menarik yang sayang untuk dilewatkan pecinta Liga Italia.

Juventus Masih Anteng di Puncak Klasemen Serie A

liga-italia-serie-a
Liga Italia Serie A masih dikuasai oleh klub asuhan Massimiliano Allegri, Juventus dengan 36 poin

Klub asuhan Massimiliano Allegri sudah bertanding dengan sangat baik dalam Liga Italia. Saat ini mereka sedang menduduki puncak klasemen dengan 36 poin atas 12 kemenangan dan mengalami 3 kali kekalahan.

Kekalahan yang terakhir dialami Juventus adalah saat melawan Genoa yang bertanding secara agresif menyerang. Terkait hal ini, bianconeri harus menerima kekalahan dengan skor 3-1. Putih – hitam memang menguasai permainan, namun Genoa lebih agresif dalam bermain sehingga Juventus harus menanggung kekalahan.

Pelatih Genoa memang sengaja menyuruh pemainnya untuk bertanding secara agresif, mengingat Juve bukan lawan yang mudah untuk ditaklukan.

Namun meski kalah dari Genoa tidak Si Zebra dari puncak klasemen, ia tetap berada di puncak karena saat itu selisih poin dengan peringkat ke-2 klasemen cukup jauh yakni masih unggul 4 poin.

Apakah Juve akan kembali memenangkan Liga Italia Serie A dan mencatat sebagai pemenang A sebanyak 6 kali berturut-turut. Pertandingan masih panjang, masih ada 23 pertandingan yang harus dihadapi Si Zebra. Jika mereka berhasil mempertahankan kedudukan, mereka akan menggemparkan dunia dengan menjadi pemenang enam kali berturut.

Juventus Akan Bertemu Torino Sebelum Bertemu AS Roma

Laga selanjutnya Juve akan berkunjung ke Stadio Olimpico untuk bertanding melawan Torino di babak ke-16 Serie A. Klub ini memang saat ini sedang berada di peringkat ke-7, namun bukan berarti Si Zebra bisa meremehkan klub ini. Pasalnya, hasil pertandingan masih belum ditentukan jika pertandingan belum dilakukan. Tidak selamanya klub yang sedang berada di puncak klasemen akan terus memenangkan pertandingan, buktinya saja pada pertandingan melawan Genoa yang mengharuskan bianconeri menerima kekalahan telak 3-1.

alvaro morata
Juventus akan bertemu AS Roma pada pertandingan babak ke-17, ini kesempatan bagi Juventus untuk memperbear selisih poin jika ia menang. Namun jika kalah, mereka akan gagal mendapatkan poin dan selisih dengan Roma akan semakin dekat

Pertandingan ini akan menjadi pertandingan bergengsi, dimana kedua klub peringkat atas harus bertemu dan bertanding.

Masih belum diketahui pertandingan babak ke-18 kapan dan dimana Juve akan bertanding. Pertandingan mereka melawan Crotone harus ditunda.

Dari pertandingan-pertandingan berikutnya, yang paling dinantikan adalah saat dimana Signora Omicidi akan melawan AS Roma. Roma yang sudah siap bertanding melawan Juve, betupun Juve yang sudah siap menghadapi segala pertandingan. Akan menjadi pertandingan seru yang sayang untuk dilewatkan, jangan lupa saksipan pertandingannya pada 18 Desember 2016 pukul 02.45 di di tv online yang menyiarkan pertandingan langsung Liga Italia Serie A.

Setelah Mengalahkan Lazio, Roma Siap Untuk Melawan Milan dan Juventus

AS Roma berhasil menang dalam laga Derby della Capitale melawan rival sekotanya, Lazio pada Babak 15 Serie A 2016/17. Dengan begini, Ibu Kota Italia masih dikuasai oleh Serigala-Serigala Roma.

Pertandingan akhir ini menjadikan Roma sudah menang empat pertandingan derby melawan Lazio.

Namun berikutnya akan menjadi pertandingan yang lebih sulit, masih ada dua pertandingan yang mengharuskan Roma untuk mengerahkan seluruh kemampuan.

AS Roma Sudah Siap Untuk Melawan AC Milan dan Juventus

liga-italia-serie-a
Pertandingan Serie A dua Babak Berikutnya akan menjadi pertandingan besar bagi AS Roma

Setelah pertandingan derby, Roma sudah siap untuk dua pertandingan penting selanjutnya melawan klub-klub peringkat atas klasemen, yakni akan menjamu AC Milan yang sedang berada di peringkat 3 klasemen, dan akan bertanding ke Juventus Stadium untuk pertandingan berikutnya.
Pelatih Roma, Luciano Spalletti mengungkapkan pada situs resmi klub.

Kemenangan melawan Lazio menaikkan imajinasi kami, dan memiliki target lain, yakni dalam pertandingan melawan AC Milan dan Juventus. Sekarang, kami harus fokus pada pertandingan berikutnya melawan AC Milan.

Roma sudah bekerja keras untuk mengalahkan Lazio. Klub asuhan Simeone Inzaghi sudah bekerja dengan brilian membangun keseimbangan dalamĀ  tim.

Roma harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan Lazio karena Lucas Biglia tidak memberi Diego Perotti banyak ruang. Akhirnya Luciano Spalletti harus meminta Radja untuk menutupi kekurangan itu. Saat Radja sudah menemukan pola permainan baginya, serigala kembali bermain lebih baik dan semua menjadi lebih mudah hingga pertandingan berakhir 0-2.

Kemenangan merupakan buah hasil dari gol yang diberikan Kevil Strootman dan Radja Nainggolan.

Di menit ke-64, gol pertama terjadi dari sebuah tendangan jarak dekat ke gawang. Meski tendangan sudut sebelumnya gagal karena hanya mengenai kepala pemain bertahan lawan, namun Kevin Strootman mendapatkan kesempatan dari lini pertahanan. Mengambil kesempatan, dengan tenang menendang bola ke gawang dan mencetak gol pertama.

Lalu kemudian di menit ke-77 Roma kembali mencetak sebuah gol. Melalui Radja yang menerima operan dan memutuskan untuk menendang bola dengan jarak 27 meter. Ia menembakkan bola dengan sempurna, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang dan bola masuk ke sudut kanan bawah gawang. Gol tersebut berhasil menggandakan keunggulan dan menjadi gol terakhir dalam pertandingan.

Pertandingan AS Roma Berikutnya Melawan AC Milan dan Juventus

as roma
AS Roma sudah siap untuk melawan AC Milan dan Juventus

Pertandingan sengit bagi Serigala tidak berakhir sampai pada laga derby. Selanjutnya, klub La Magica masih akan berhadapan dengan tim-tim hebat, bahkan harus bertemu dengan klub yang sedang berada di puncak klasemen.

Pertandingan yang sangat penting akan dihadapi demi mempertahankan AS Roma dalam peringkat ke-2 Serie A.

Terutama untuk pertandingan berikutnya saat menjamu AC Milan di Stadio Olimpico, klub dengan lambang serigala harus memenangkan pertandingan ini jika ingin bertahan dalam posisi ke-2 klasemen Liga Italia Serie A. Saat ini, kedua klub ini memiliki poin yang sama, yakni 32 poin dari hasil pertandingan yang sama, 10 menang, 2 seri, dan 3 kalah. Jika Roma kalah, maka ia harus bergeser ke posisi 3 dan selisihnya dengan klub zebra akan semakin jauh.

Lalu setelah melawan AC Milan akan pertandingan yang lebih berat bagi klub asuhan Luciano Spalletti. Pasalnya, Giallorossi harus bertanding melawan klub yang sudah lima kali berturut-turut memenangkan Serie A, dan sekarang masih kokoh di puncak klasemen.

Namun Roma mengaku sudah siap untuk kedua pertandingan berikutnya, kita tunggu saja apa hasil pertandingan, apakah La Maggica akan membuat keajaiban dengan memenangkan kedua pertandingan berat tersebut.

Perotti: AS Roma Memiliki Pemain Kualitas Juara

Gelandang AS Roma, Diego Perotti percaya kalau klubnya memiliki skuad yang mampu memenangkan Liga Italia jelang tiga pertandingan selanjutnya.

Tiga pertandingan selanjutnya merumapan pertadingan yang sangat pennting bagi Giallorossi yang sedang menduduki posisi kedua di klasemen sementara Serie A. Ketiga pertandingan berikutnya, klub srigala akan melakukan pertandingan Derby della Capitale dengan Lazio, lalu akan bertemu dengan klub yang sedang berada di puncak klasemen, dan selanjutnya akan melawan AC Milan di San Siro.

Jika salah satu pertandingan klub srigala mengalami kekalahan, sudah dipastikan ia harus merelakan posisi kedua klasemen harus di duduki oleh klub lain. Ketiga pertandingan tersebut merupakan pertandingan antara AS Roma melawan peringkat teratas klasemen, ini bisa menjadi pertandingan yang sulit.

Namun, Perotti tetap percaya diri kalau timnya bisa menjalani semua pertandingan tersebut.

Perotti: Kami Memiliki Tim Untuk Juara

diego perotti
Diego Perotti mengungkapkan kalau ia memiliki tim juara. Tiga pertandingan berikutnya merupakan pertandingan yang penting bagi AS Roma

Gelandang berusia 28 tahun asal Argentina, Perotti mengungkapkan kepada media rasa percaya dirinya kalau AS Roma bisa memenangkan Scudetto.

“Kami sedang tertinggal 4 poin dengan klub yang sedang berada di puncak klasemen, dan kami masih memiliki pertandingan untuk melawan mereka.”

Kami memiliki tim untuk juara. Kami memang melakukan kesalahan pada Scudetto, tapi kita harus memenangkan pertandingan seperti yang kita lakukan saat melawan Pescara.” sambungnya.

Kami memiliki 3 pertandingan sulit di depan, kami perlu mengambil keuntungan dari kondisi Edin Dzeko yang akhir-akhir ini menunjukkan permainan yang sangat baik.

Pertandingan yang akan berlangsung berikutnya adalah pertandingan melawan Lazio, sebelum akhirnya akan bertemu dengan klub yang sedang berada di puncak klasemen, Juventus.

Meskipun La Magicca pernah mengalahkan telak klub satu kotanya, namun pertandingan kali ini Salah harus absen tidak bisa ikut pertandingan karena mengalami cedera saat latihan. Mengingat Salah merupakan pemain hebat yang diandalkan, apa rencana Luciano Spalletti untuk mengatasi salah satu pemain andalannya yang sedang absen.

Hal yang buruk akan terjadi kalau pelatih salah mengambil langkah selanjutnya, mungkin saja Lazio bisa membalas kekalahan sebelumnya pada Serie A 2015/2016 Babak 31 yang berhasil dikalahkan 1-4.

AS Roma Terancam Akan Bertanding Tanpa Salah Melawan Lazio

mohamed salah
Mohamed salah mengalami cedera saat latihan

Jelang laga Derby della Capitale melawan Lazio 4 Desember mendatang, AS Roma mendapatkan kabar buruk. Pasalnya, pemain sayap bernomor 11, Mohamed Salah dilaporkan tidak bisa ikut bermain karena mengalami cedera.

Salah mengalami cedera saat sedang latihan yang dilakukan pada Rabu, 30 November waktu setempat. Ia mendapatkan masalah pada bagian engkel kakinya.

Kabar lainnya mengatakan, Salah tidak bisa melanjutkan latihan hingga usai. Hal ini membuat mereka meragukan Salah bisa ikut tampil dalam pertandingan melawan Lazio.

Salah merupakan sayap yang hebat, tenaganya dibutuhkan Roma untuk laga berikutnya melawan Lazio. Agar selisih poin tidak semakin tertinggal jauh, Roma harus bisa mengalahkan Lazio pada laga berikutnya sebelum akhirnya akan bertemu dengan Juventus. Roma butuh poin hasil kemenangan melawan klub putih biru agar bisa mengejar ketinggalan dan agar tidak tersusul oleh Lazio.

Salah menjadi pemain yang sangat penting untuk Roma, ia pemain yang diandalkan oleh pelatihIa sudah bermain selama 14 kali, suah mencetak delapan gol, dan empat assist.

Saat ini, Roma berada di posisi ke-2 klasemen dengan 29 poin. Dan Lazio berada di posisi ke-4 dengan selisih 1 poin saja. Sangat bahaya jika Roma kalah dalam pertandingan derby yang akan berlangsung karena AS Roma bisa langsung turun peringkat.