Szczesny Menyepakati Kontrak Dengan Juventus

Juventus telah menyelesaikan penandatangan dengan kiper Wojciech Szczesny dari Arsenal, dengan harga sebesar 12.2 juta euro. Pemain kebangsaan Polandia itu menandatangani kontrak dengan durasi empat tahun bersama tim juara Serie A. Dikabarkan bahwa penjaga gawang itu sudah menjalani tes medis.

Nilai kiper transfer kiper berusia 26 tahun itu akhirnya bisa naik dengan harga 15.3 juta euro, semua itu tergantung dalam kondisi tertentu selama kontraknya terpenuhi. Szczesny telah bermain selama dua musim bersama AS Roma di Liga Italia dengan status peminjaman.

Yang mana Arsenal sendiri mendatangkan penjaga gawang tersebut dari Legia Warsawa sebagai pemain muda. Dan dia pun sudah mencacatkan 181 penampilan di semua kompetisi sebelum kedatangan David Ospina dan Peter Cech, yang membuat dia hengkang untuk bisa bermain di tim utama.

Gianluigi Buffon dan Wojciech Szczesny
Gianluigi Buffon dan Wojciech Szczesny saat bertemu dalam pertandingan

Szczesny Mengungkapkan Hatinya di Juventus

Mantan kiper AS Roma, Wojciech Szczesny merasa sangat senang menandatangani kontrak bersama Juventus untuk tampil di musim depan. Dimana klub tersebut menilai bahwa dia akan menjadi lapis kedua Gianluigi Buffon untuk bermain di Piala Italia atau Liga Champions.

Buffon sendiri belum dapat digantikan sebagai kiper pertama, meski usianya saat ini menginjak 39 tahun untuk lebih banyak istirahat. Dengan demikian, Szczesny tidak masalah untuk bersaing dengan mantan penjaga gawang Parma tersebut.

“Saya sangat senang bisa bergabung dengan Juventus,” ucapnya di konfrensi pers.

“Saya pun sempat berbicara dengan Gigi Buffon yang merupakan legenda sejadi dalam sepakbola.”

“Saat anda dapat bergabung denga Juventus, maka anda merupakan pemain yang terpilih. Saya pun tidak sedikit pun ragu sebelum datang ke sini.”

“Saya siap untuk tantang baru di sini. Juventus merupakan pilihan terbaik dalam karir saya. Saat ini, usia saya 27 tahun dan ingin meraih sebuah gelar. Klub ini memiliki mentalitas yang baik untuk bisa melakukannya.”

Juventus yang kalah dalam kedua final mereka di Liga Champions selama tiga musim terakhir. Ketika itu mereka berhadapan dengan Real Madrid di Cardiff pada bulan lalu dan Szczesny siap membantu mendapatkan bagian dari itu.

“Saya sangat mengingikan musim depan nanti dapat meraih gelar Liga Champions,” tambahnya.

Gianluigi-Buffon-Wojciech-Szczesny
buffon dan szczesny sedang berpelukan sebelum memulai laga

Szczesny: Buffon Buat Saya ke Juventus

Kiper yang pernah membela Arsenal, Wojciech Szczesny itu mengaku jika keputusannya untuk bergabung dengan Juventus karena Gianluigi Buffon. Dimana kiper terbaik dunia itu merupakan maestro dalam sepak bola Italia dan legenda Juvenuts.

Kiper kebangsaan Polandia ini resmi berseragam Juventus di hari Rabu lalu. Penampilan Wojciech Szczesny sepanjang musim lalu dengan tim ibukota itu sangat gemilang. Dengan pengalamanya di musim 2016-2017 lalu, klub asal Turin itu pun lekas mendatangkannya.

“Juventus merupakan tim yang sangat luar biasa, klub ini memiliki ambisi untuk bisa meraih kemenangan di tiap pertandingan,” ujar Szczesny.

“Tidak hanya sekedar memenagkan laga, namun meraih trofi. Hal itulah yang membuat saya berada di sini. Saya berharap saya bisa memenangkan banyak gelar. Saya ingin menjadi pemain yang memiliki banyak gelar, maka saya ada di sini dan siap melangkah.”

“Apa alasan itu karna Buffon? Ya, karena saya ingin meningkat, maka tidak ada kesempatan yang bagus kecuali dapat berlatih dengan Gianluigi Buffon.”

“Dia merupakan kiper tebaik baik dalam sejarah sepak bola Italia, bahkan dunia. Saat ini, saya memiliki peluang untul berlatih dengannya untuk bisa mengasa kemampuan dan belajar.”

Klasemen Liga Italia: AC Milan Semakin Dekat 4 Besar, Meski Juventus Jauh

Musim ini, tim juara bertahan Juventus telah menjauhkan jarak dengan AS Roma di klasemen Liga Italia 2016-2017. Dimana Bianconeri saat ini telah mengkoleksi 57 poin, sedangakan Giallorossi yang menempari posisi kedua berhasil mengumpulkan 50 angka.

Raksasa Italia, Juventus telah berhasil menambahkan jarak dengan AS Roma usai memetik kemenangan melawan Corotone dengan skor 2-0. Pada laga sebelumnya, AS Roma sempat memperkecil selisih poin, setelah mereka meraih menang dengan telak menghadapi Fiorentina skor akhir 4-0.

Dengan hasil yang diperoleh oleh tim-tim yang berada di papan atas membuat persaingan di Liga Italia ini begitu seru. Yang mana saling mengejar angka untuk mendapatkan posisi terbaik jelang akhir musim 2016-2017. AC milan pun sukses memanfaat pertandingan tunda mereka di pekan 23, yang meraih kemenangan 1-0 atas Bologna. Meski mengakhiri laga hanya sembilan pemain.

ac milan vs bologna
pemain milan tengah merayakan kemenangan

Persaingan di Papan Atas Klasemen Serie A, Semakin Sengit

Setelah semua pertandingan terlaksana, di giornata 23, posisi di empat besar pun masih belum ada perubahan. Yang mana Juventus, AS Roma, Napoli menempati posisi tiga besar. Disusul dengan Lazio yang memiliki 43 poin, Inter Milan mengkoleksi 42 poin dan Atalanta mengemas 42 poin diatas AC Milan yang berada di peringkat ketujuh.

Sementara Crotone dan Bologna telah merasakan hasil yang tidak memuaskan, setelah kedua klub tersebut mengalami kekalahan. Di musim ini, Bologna bertengger di posisi ke 14 yang hanya mengumpulkan 27 poin. Sedangkan Crotone yang dikalahkan oleh tim juara bertahan mendekati zona dasar degradasi, dengan mengumpulkan 13 poin.

Vicenzo Montella
montella yang tengah melihat tim asuhannya bermain

Montella: Meski Kalah, Jangan Beri Komentar Sekarang

AC Milan telah mengalami kekalahan ketika laga ujicoba melawan Borussia Dortmund. Vicenzo Montella selaku pelatih kepala Rossoneri pun mengaku sangat senang melihat semangat dari tim besutannya. Milan dikalahkan dengn skor 1-3 saat berhadapan dengan Dormund dalam kompetisi International Champions Cup di Stadion University Town Main.

Dilaga tersebut AC Milan terlebih dahulu kejebolan dua gol, yang dicetak oleh Pierre-Emerick Aubameyang dan satu gol dicetak Nuri Sahin. Diavolo Rossi pun membalasnya dengan satu gol melalui Carlos Bacca. Ini merupakan laga persahabatan kedua bagi Milan di musim panas ini.

Pada sebelumnya, mereka telah berhadapan dengan FC Lugano yang sukses meraih kemenangan dengan skor 4-0. Lalu, mereka akan melawan Bayern Munchen dalam pertandingan ujicoba berikutnya. Montella mengatakan tahap ini merupakan hasil yang tidak relevan untuk diperbincangkan.

Karena timnya, ingin fokus dalam mengembalikan kebugaran para pemainnya. Akan tetapi, dari segi mental, sang pelatih merasa puas yang ditunjukkan oleh para pemianya.

“Kita tidak perlu melihat dengan hasil. Saya beranggapan tim ini sudah baik dan memiliki karakter,” ucapnya kepada media.

“Kami harus memperbaiki hal-hal yang diperlukan, namun semangat harus sama. Kami memang mengalami keterpurukan di beberapa kesempatan, namun kami dapat menunjukkan permainan dan para pemain muda pun tampil baik,” tambahnya.

Montella memberikan pujian kepada pemain baru di kesempatan ini, dimana Hakan Calhanoglu yang bermain di babak kedua. Selain itu, ada empat pemain baru lainnya yang ikut berlaga di pertandingan ini. Seperti Ricardo Rodriguez, Fabio Borini, Mateo Musacchio dan Franck Kessie.

Sedangkan, pembelian pemain termahal di Milan, Leonardo Bonucci belum dimainkan.

“Dia (Calhanoglu) merupakan pemain yang berbakat, dia dapat mengawali permainan. Dia memiliki keyakinan yang besar dan ingin berkembang. Kami mengharapkan dia mampu membuktikan kualitas dirinya secara penuh,” ucap Montella.

“Untuk Leonardo Bonucci, dia adalah salah satu dari kami di setiap hal. Yang mana merupakan pemain baru dari klub dan kami bangga telah memilikinya,” tutupnya.

Logo Baru Juventus

Raksasa Serie A, Juventus baru saja meluncurkan logo terbarunya. Di logo terbarunya, Si Nyonya Tua benar-benar menghilangkan elemen belang-belang dan siluet kuda yang selama ini menjadi ciri khas tim asal kota Turin tersebut.

Perubahan Logo Juventus
Perubahan Logo Juventus

Logo Baru Untuk Jersey Baru

Memasuki tahun 2017, Juventus melakukan gebrakan dengan mengumumkan perubahan penggunaan penghilangan stripes dan siluet kuda jingkrak yang ikonik khas klub asal Turin tersebut. Juventus mengganti elemen-elemen yang ada pada logo mereka sebelumnya menjadi bentuk inisial huruf ‘J’.

Dalam akun Twitter official nya pun, Juventus telah mengumumkan bahwa logo barunya tersebut akan resmi digunakan dalam jersey baru mereka yang akan dirilis pada Juli 2017, sehubungan dengan cara mereka untuk mengkampanyekan tagline marketing mereka yaitu,  ‘Black and White and More’.

Dalam acara yang digelar pada malam hari tersebut, ikut pula ditampilkan video yang memperlihatkan para pemain ikonik Juve seperti Pavel Nedved dan Gianluigi Buffon sedang mempromosikan desain logo baru tersebut.

Presiden klub Andrea Agnelli menyampaikan beberapa sambutannya dalam peresmian logo baru Si Nyonya Tua,

“Kami semua berada di sini adalah untuk menyingkap masa depan klub ini kepada anda semua. Kami telah menghabiskan setahun untuk mencoba, untuk mencari tau permintaan seperti apa yang diinginkan pasar saat ini.

“Dalam logo baru ini tercermin simbol dari pandangan hidup Juventus. Untuk mencapai kejayaan, kita harus terus menang dan berkembang.”

Diambil dari laman resmi Juventus, Il Bianconeri juga mengumumkan:

‘Sepakbola adalah bahasa universal. Dengan sepakbola, kita bisa membantu menghidupkan banyak sektor seperti olahraga, sosial dan ekonomi. Juventus telah berhadapan dengan modernisasi sepakbola dan ini merupakan kunci untuk bisa menjadi yang terdepan di masa yang akan datang.

‘Atas alasan ini lah kami mengadaptasi gaya yang lebih modern, simpel dan elegan untuk logo terbaru ini, namun dengan lebih banyak makna yang terkandung di dalamnya. Sejalan dengan ini, kami menwarkan pengalaman unik yan tidak hanya diperuntukan kepada segmen pasar menengah keatas, namun juga untuk pasar yang lebih luas.

‘Hal ini tentu diharapkan bisa menunjang aspek komersial maupun budaya tim ini.’

Malam peluncuran logo baru Juventus
Malam peluncuran logo baru Juventus

Respon Negatif Netizen Terhadap Logo Baru Juve

Meski terlihat menjadi lebih modern, simpel dan elegan, kenyataannya desain logo terbaru Juventus ini mendapat reaksi negatif yang tidak sedikit dari para pendukungnya di media sosial Twitter.

Dari sekian banyak respon netizen, hanya segelintir yang menunjukan respon positif atas perubahan logo juara Serie A musim lalu tersebut. Salah satu yang memberikan dukungan adalah klub asal Portugal, FC Porto.

Porto yang merupakan calon lawan Juventus di Babak 16 Besar Liga Champions pada Juli mendatang menuliskan dukungan mereka dalam media sosial Twitter. Dalam akun resmi nya Porto menuliskan:

@FCPorto : “@juventusfc congratulations on the new logo. Good luck … as of July,”

Dalam postingan di akun twitter resmi Porto tersebut memang terlihat bahwa wakil Portugal tersebut menyampaikan selamat kepada calon lawannya, sekaligus menyampaikan dukungan sebelum keduanya bertemu dalam lanjutan babak 16 besar Liga Champions.

Juventus memang akan bertemu dengan wakil Portugal dalam lanjutan turnamen paling prestisius di tanah Eropa tersebut. Dan dalam laga yang akan berlangsung pada Juli mendatang sekaligus akan menjadi momen perdana Si Nyonya Tua menggunakan jersey baru dengan logo terbarunya.

Bagaimana menurut anda? Apakah logo baru Juve ini lebih mencerminkan karakteristik Il Bianconeri atau justru menghilangkan kesan klasik yang ada ada logo sebelumnyaa?

Juventus Masih Anteng di Puncak Klasemen Serie A

Juventus, klub yang sudah 5 kali berturut-turut memenangkan Liga Italia Serie A kali ini masih menunjukkan taringnya. Klub Zebra ini masih berada di peringkat teratas klasemen dengan 36 poin, sedangkan AS Roma yang berada di peringkat ke-2 masih tertinggal empat poin untuk bisa menyamakan poin.

Liga Italia Serie A babak ke-15 sudah selesai. Pertandingan akhir klub zebra melawan Atlanta di Juventus Stadium menambah 3 poin bagi Juventus. Lalu selanjutnya Juve akan bertemu dengan Torino sebelum akhirnya akan bertanding melawan AS Roma.

Jika ingin tetap meninggalkan poin dari Roma, pertandingan tersebut harus dimenangkan oleh Juve. Tapi bukan hal mudah bagi Juve untuk mengalahkan Roma yang memiliki pemain untuk menjadi pemenang. Akan menjadi pertandingan menarik yang sayang untuk dilewatkan pecinta Liga Italia.

Juventus Masih Anteng di Puncak Klasemen Serie A

liga-italia-serie-a
Liga Italia Serie A masih dikuasai oleh klub asuhan Massimiliano Allegri, Juventus dengan 36 poin

Klub asuhan Massimiliano Allegri sudah bertanding dengan sangat baik dalam Liga Italia. Saat ini mereka sedang menduduki puncak klasemen dengan 36 poin atas 12 kemenangan dan mengalami 3 kali kekalahan.

Kekalahan yang terakhir dialami Juventus adalah saat melawan Genoa yang bertanding secara agresif menyerang. Terkait hal ini, bianconeri harus menerima kekalahan dengan skor 3-1. Putih – hitam memang menguasai permainan, namun Genoa lebih agresif dalam bermain sehingga Juventus harus menanggung kekalahan.

Pelatih Genoa memang sengaja menyuruh pemainnya untuk bertanding secara agresif, mengingat Juve bukan lawan yang mudah untuk ditaklukan.

Namun meski kalah dari Genoa tidak Si Zebra dari puncak klasemen, ia tetap berada di puncak karena saat itu selisih poin dengan peringkat ke-2 klasemen cukup jauh yakni masih unggul 4 poin.

Apakah Juve akan kembali memenangkan Liga Italia Serie A dan mencatat sebagai pemenang A sebanyak 6 kali berturut-turut. Pertandingan masih panjang, masih ada 23 pertandingan yang harus dihadapi Si Zebra. Jika mereka berhasil mempertahankan kedudukan, mereka akan menggemparkan dunia dengan menjadi pemenang enam kali berturut.

Juventus Akan Bertemu Torino Sebelum Bertemu AS Roma

Laga selanjutnya Juve akan berkunjung ke Stadio Olimpico untuk bertanding melawan Torino di babak ke-16 Serie A. Klub ini memang saat ini sedang berada di peringkat ke-7, namun bukan berarti Si Zebra bisa meremehkan klub ini. Pasalnya, hasil pertandingan masih belum ditentukan jika pertandingan belum dilakukan. Tidak selamanya klub yang sedang berada di puncak klasemen akan terus memenangkan pertandingan, buktinya saja pada pertandingan melawan Genoa yang mengharuskan bianconeri menerima kekalahan telak 3-1.

alvaro morata
Juventus akan bertemu AS Roma pada pertandingan babak ke-17, ini kesempatan bagi Juventus untuk memperbear selisih poin jika ia menang. Namun jika kalah, mereka akan gagal mendapatkan poin dan selisih dengan Roma akan semakin dekat

Pertandingan ini akan menjadi pertandingan bergengsi, dimana kedua klub peringkat atas harus bertemu dan bertanding.

Masih belum diketahui pertandingan babak ke-18 kapan dan dimana Juve akan bertanding. Pertandingan mereka melawan Crotone harus ditunda.

Dari pertandingan-pertandingan berikutnya, yang paling dinantikan adalah saat dimana Signora Omicidi akan melawan AS Roma. Roma yang sudah siap bertanding melawan Juve, betupun Juve yang sudah siap menghadapi segala pertandingan. Akan menjadi pertandingan seru yang sayang untuk dilewatkan, jangan lupa saksipan pertandingannya pada 18 Desember 2016 pukul 02.45 di di tv online yang menyiarkan pertandingan langsung Liga Italia Serie A.

Setelah Mengalahkan Lazio, Roma Siap Untuk Melawan Milan dan Juventus

AS Roma berhasil menang dalam laga Derby della Capitale melawan rival sekotanya, Lazio pada Babak 15 Serie A 2016/17. Dengan begini, Ibu Kota Italia masih dikuasai oleh Serigala-Serigala Roma.

Pertandingan akhir ini menjadikan Roma sudah menang empat pertandingan derby melawan Lazio.

Namun berikutnya akan menjadi pertandingan yang lebih sulit, masih ada dua pertandingan yang mengharuskan Roma untuk mengerahkan seluruh kemampuan.

AS Roma Sudah Siap Untuk Melawan AC Milan dan Juventus

liga-italia-serie-a
Pertandingan Serie A dua Babak Berikutnya akan menjadi pertandingan besar bagi AS Roma

Setelah pertandingan derby, Roma sudah siap untuk dua pertandingan penting selanjutnya melawan klub-klub peringkat atas klasemen, yakni akan menjamu AC Milan yang sedang berada di peringkat 3 klasemen, dan akan bertanding ke Juventus Stadium untuk pertandingan berikutnya.
Pelatih Roma, Luciano Spalletti mengungkapkan pada situs resmi klub.

Kemenangan melawan Lazio menaikkan imajinasi kami, dan memiliki target lain, yakni dalam pertandingan melawan AC Milan dan Juventus. Sekarang, kami harus fokus pada pertandingan berikutnya melawan AC Milan.

Roma sudah bekerja keras untuk mengalahkan Lazio. Klub asuhan Simeone Inzaghi sudah bekerja dengan brilian membangun keseimbangan dalam  tim.

Roma harus bekerja keras untuk bisa mengalahkan Lazio karena Lucas Biglia tidak memberi Diego Perotti banyak ruang. Akhirnya Luciano Spalletti harus meminta Radja untuk menutupi kekurangan itu. Saat Radja sudah menemukan pola permainan baginya, serigala kembali bermain lebih baik dan semua menjadi lebih mudah hingga pertandingan berakhir 0-2.

Kemenangan merupakan buah hasil dari gol yang diberikan Kevil Strootman dan Radja Nainggolan.

Di menit ke-64, gol pertama terjadi dari sebuah tendangan jarak dekat ke gawang. Meski tendangan sudut sebelumnya gagal karena hanya mengenai kepala pemain bertahan lawan, namun Kevin Strootman mendapatkan kesempatan dari lini pertahanan. Mengambil kesempatan, dengan tenang menendang bola ke gawang dan mencetak gol pertama.

Lalu kemudian di menit ke-77 Roma kembali mencetak sebuah gol. Melalui Radja yang menerima operan dan memutuskan untuk menendang bola dengan jarak 27 meter. Ia menembakkan bola dengan sempurna, bola melebar berubah arah di depan penjaga gawang dan bola masuk ke sudut kanan bawah gawang. Gol tersebut berhasil menggandakan keunggulan dan menjadi gol terakhir dalam pertandingan.

Pertandingan AS Roma Berikutnya Melawan AC Milan dan Juventus

as roma
AS Roma sudah siap untuk melawan AC Milan dan Juventus

Pertandingan sengit bagi Serigala tidak berakhir sampai pada laga derby. Selanjutnya, klub La Magica masih akan berhadapan dengan tim-tim hebat, bahkan harus bertemu dengan klub yang sedang berada di puncak klasemen.

Pertandingan yang sangat penting akan dihadapi demi mempertahankan AS Roma dalam peringkat ke-2 Serie A.

Terutama untuk pertandingan berikutnya saat menjamu AC Milan di Stadio Olimpico, klub dengan lambang serigala harus memenangkan pertandingan ini jika ingin bertahan dalam posisi ke-2 klasemen Liga Italia Serie A. Saat ini, kedua klub ini memiliki poin yang sama, yakni 32 poin dari hasil pertandingan yang sama, 10 menang, 2 seri, dan 3 kalah. Jika Roma kalah, maka ia harus bergeser ke posisi 3 dan selisihnya dengan klub zebra akan semakin jauh.

Lalu setelah melawan AC Milan akan pertandingan yang lebih berat bagi klub asuhan Luciano Spalletti. Pasalnya, Giallorossi harus bertanding melawan klub yang sudah lima kali berturut-turut memenangkan Serie A, dan sekarang masih kokoh di puncak klasemen.

Namun Roma mengaku sudah siap untuk kedua pertandingan berikutnya, kita tunggu saja apa hasil pertandingan, apakah La Maggica akan membuat keajaiban dengan memenangkan kedua pertandingan berat tersebut.

Juventus Tetap Bertahan Di Puncak Klasemen Liga Italia Serie A

Meski pertandingan sebelumnya Juventus berhasil dipermalukan oleh Genoa dengan kekalahan 3-1, namun Juve masih berada di peringkat pertama klasemen dengan perolehan 33 poin.

Tim Zebra berhasil bertahan di puncak klasemen karena memiliki selisih poin yang cukup jauh dari klub dibawahnya, AS Roma. Sebelum dikalahkan oleh Genoa, ia sudah unggul 7 poin, dan sekarang masih unggul 3 poin karena AS Roma menang dalam pertandingan terakhir melawan Pescara.

Jika ingin tetap bertahan di puncak, Juve harus memenangkan pertandingan-pertandingan berikutnya agar bisa menjadi juara bertahan Liga Italia Serie A.

Juventus Berada Di Peringkat Pertama Liga Italia Serie A

jasmin kurtic
Jasmin Kurtic menghimbau rekan klubnya untuk tidak meremehkan Juventus

Pertandingan Liga Italia Serie A babak ke 14 sudah selesai dilaksanakan. Klub asuhan Massimiliano Allegri saat ini sedang menduduki puncak klasemen sementara dengan perolehan 33 poin atas 11 kemenangan.

Meski berhasil memenangkan pertandingan klub-klub peringkat teratas, namun ia gagal mengalahkan Genoa pada pertandingan sebelumnya.

Dalam pertandingan sebelumnya, tim putih hitam harus menerima kekalahan dari Genoa. Sebelumnya, pelatih Genoa sudah menjelaskan kalau klub mereka berhasil menang karena bermain agresif dalam menyerang.

Pertandingan yang berlangsung di Stadio Luigi Ferraris ini berakhir dengan skor 3-1. Meskipun mengusai pertandingan, tetapi Juventus tetap kalah dalam pertandingan tersebut. 2 Gol bagi Genoa dipersembahkan oleh Giovanni Simeone dan 1 gol dari kesalahan Alex Sandro yang melakukan gol bunuh diri. Sedangkan Juve hanya mencetak 1 gol dari Miralem Pjanic di menit ke 82.

Pertandingan berikutnya tim zebra akan bertemu dengan Atlanta, pertandingan akan berlangsung di Juventus Stadium pada 4 Desember.

Meskipun sempat mengalami kekalahan, namun gelandang Atlanta, Jasmin Kurtic meminta untuk rekan-rekannya untuk tidak meremehkan Juventus untuk pertandingan 4 Desember mendatang. Menurutnya, Juventus saat ini tetaplah klub hebat.

Kurtic mengungkapkan kalau Juve tidak bisa diremehkan meskipun mengalami kekalahan melawan Genoa.

Mereka (Juve) adalah tim yang hebat, dan layak untuk dihormati. Hanya karna mereka mengalami kekalahan dari Genoa bukan berarti mereka mengalami penurunan.

Seperti arsip dari Liga Italia Serie A, sudah 5 musim berturut-turut tim putih hitam memenangkan liga.

Juventus Akan Bertemu Atlanta Pada Babak 15 Serie A

liga italia serie a
Pertandingan berikutnya Liga Italia Serie A akan mempertemukan Juventus dengan Atlanta

Pertandingan berikutnya Juventus akan dipertemukan dengan Atlanta yang akan diselenggarakan di Juventus Stadium. Meskipun Juve merupakan tim hebat, tetapi gelandang Atlanta, Kurtic yakin kalau klubnya memiliki potensi untuk memberikan kejutan bagi Juve. Pasalnya, mereka sedang dalam kondisi terbaik dan sukses menang dalam enam pertandingan terakhir.

Yang terpenting adalah kinerja kami semua, serta keinginan untuk datang kesana (Juventus Stadium) dan pulang dengan kepala tegak, terlepas dari menang atau kalah.

Dalam pertandingan ini, Juve memiliki beberapa pemain bertahan yang harus absen tidak bisa ikut bertanding. Bek asal Brazil, Dani Alves harus absen karena mengalami cedera paha. Andrea Barzagli juga harus absen karena cedera bahu, dan Leonardo Bonucci yang mengalami cedera paha. Meskipun tiga pemain bertahan harus absen dalam pertandingan, bukan berarti pertahanan klub akan turun. Pelatih akan memasukkan pemain lain yang berbakat dalam bertahan.

Jika tim zebra kalah, ia akan gagal memperoleh poin dan akan memperkecil selisih poin dari AS Roma yang sedang berada di peringkat ke-2 klasemen.

Kedua klub akan bertanding dengan kemampuan penuh, terutama bagi tim tuan rumah yang akan memberikan pertunjukan terbaik agar penonton tidak kecewa sudah membeli tiket untuk menyaksikan pertandingan langsung klub idolanya.

Ini Rahasia Genoa Berhasil Mengalahkan Juventus

Pelatih Genoa, Ivan Juric membeberkan rahasia dibalik kemenangan timnya melawan Juventus pada pertandingan akhir pekan lalu di Stadion Luigi Ferraris. Kunci utama dalam kemenangan ini adalah bermain dengan agresif.

Seperti yang diketahuin, Juventus mengumumkan kekalahannya saat melawan Genoa dengan hasil kalah telak 1-3. Skor ini cukup mengejutkan, mengingat klub yang berada di peringkat menengah bisa mengalahkan telak klub yang berada di puncak klasemen.

Ivan Juric Membeberkan Rahasia Berhasil Mengalahkan Juventus

juric
Ivan Juric mengungkapkan rahasia dibalik kemenangan mereka

Pelatih tim Genoa sadar dengan lawannya yang memiliki kesempatan besar bisa mengalahkan mereka. Namun mereka melakukan pendekatan agresif untuk memastikan lawan tidak bisa menyerang.

Dalam musim ini, kita mengalami beberapa kekalahan sehingga gagal memperoleh poin. Hal ini membuat kami menyesal. Namun hari ini, berjalan sesuai dengan rencana kami, kami biasanya kesulitan untuk mencetak tiga gol dalam pertandingan.

Saat bertanding melawan Bianconeri, semua memilih untuk bertarung mati-matian. Bila bermain dengan santai, cepat atau lambat tim lawan akan mencetak gol.

Tetapi jika Anda bermain dengan agresif dan memburu mereka, Anda memiliki kesempatan untuk menang. Saya ingin mengapresiasikan kerja keras anak asuh saya setelah berhasil membuat Juventus terpuruk.

Namun kemenangan Genoa melawan Juventus tidak berhasil menggeser klub asuhan Massimiliano Allegri ini turun dari puncak klasemen. La Signora Omicidi memiliki selisih poin yang cukup besar dari peringkat ke-2 klasemen, AS Roma sehingga mereka masih bertahan di peringkat pertama. Ini menjadi keberuntungan bagi tim Juventus.

Hasil Pertandingan Liga Italia: Genoa vs Juventus

giovanni simeone
Simeone berhasil mencetak 2 gol bagi kemenangan Genoa

Pertandingan Liga Italia Serie A babak ke-14 sudah berakhir. Juventus yang sedang berada di puncak klasemen harus menanggung malu karena mengalami kekalahan telak dengan Genoa. Genoa harus berterima kasih dengan Giovanni Simeone karena berhasil mencetak gol untuk kemenangan timnya.

Dalam pertandingan yang berlangsung di Stadion Luigi Ferraris ini, Juventus memiliki statistik penguasaan bola yang cukup besar. Namun., ia tidak bisa memenangkan pertandingan.

Di awal pertandingan, Genoa sudah berhasil memberikan mimpi buruk bagi tim tandang. Giovani Simeone berhasil memasukkan bola ke gawang lawan di menit ke-3 saat dirinya menerima bola rebound. Ia mengambil keuntungan dan menembakkan bola rendah dengan kencang ke arah gawang dan membuat penjaga gawang tidak bisa berdaya.

10 menit berikutnya, Simeone kembali memberikan gol bagi timnya melalui umpan crossing. Umpan tersebut ia terima dan langsung menendang bola ke arah kiri gawang. Penjaga gawang tidak memiliki kesempatan untuk menghalau bola, sehingga bola berhasil masuk dan menambah poin bagi tuan rumah.

Alex Sandro membuat kesalahan besar yang membuat klubnya semakin tertinggal jauh. Ia mencetak gol, namun sebuah gol bunuh diri. Tim tuan rumah kembali mendapatkan poin gol.

Di pertandingan babak pertama, klub asuhan Massimiliano Allegri ketinggalan gol yang cukup jauh, sulit untuk membalikkan keadaan.

Pertandingan pertama berakhir dengan kemenangan sementara bagi Genoa. Sungguh hasil yang diluar dugaan, mengingat tim yang berada di peringkat pertama klasemen bisa kebobolan 3 gol oleh klub yang berada di pertengahan klasemen.

Di babak ke-2, si zebra masih kesulitan untuk mencetak gol. Namun di akhir pertandingan menit ke-82, tim putih-hitam berhasil mencetak 1 gol persembahan Miralem Pjanic. Hingga pertandingan berakhir, tidak ada lagi gol yang tercipta. Sehingga tuan rumah berhasil memenangkan pertandingan. Dengan berakhirnya pertandingan, si zebra masih menduduki peringkat teratas karena memiliki selisih yang cukup jauh dari klub lainnya di klasemen.

Genoa Akhiri Kemenangan Juventus

Akhir pekan ini, Serie A kembali akan bergulir. Sejumlah tim kembali bertemu untuk memperebutkan gelar juara. Salah satu pertandingan yang akan tersaji adalah laga antara Genoa yang akan menjamu sang juara bertahan, Juventus di Stadio Comunale Luigi Ferraris, Genova. Pertemuan dua klub tersebut akan berlangsung pada hari Minggu, tanggal 27 November 2016, pukul 21.00 WIB.

genoa vs juventus
Genoa saat melawan Juventus

Genoa saat ini berada di posisi ke-12 dalam tabel klasemen sementara Serie A. Hingga pekan ke-13, ‎I Rossoblu telah berhasil mengumpulkan 16 poin. Dengan rincian sebagai berikut, empat laga diraih dengan kemenangan, empat laga harus berakhir imbang dan sisanya harus menelan kekalahan. Satu pertandingan lagi belum dilakoni oleh Genoa, atau menabung satu pertandingan yang akan berhadapan dengan Fiorentina.

Sementara sang juara bertahan, Juventus. Hingga pekan ke-13, masih sangat nyaman duduk di puncak klasemen dengan raihan 33 poin. Berjarak cukup jauh dari pesaing terdekatnya, Roma yang hanya mengumpulkan 26 poin saja.

13 Laga yang telah dilewati kubu si Nyonya Tua, berhasil mencatatkan 11 hasil kemenangan dan dua harus berakhir dengan kekalahan. Dua kekalahan tersebut kala menghadapi duo Milan, yakni Inter Milan dengan skor 2-1 pada pekan ke-4 dan di pekan ke-9 di San Siro Stadium, markas AC Milan yang berakhir dengan kedudukan 1-0.

Catatan Kedua Team

Sebelum menjamu Juventus di depan para supporternya sendiri, Genoa tengah berada di tren negatif. Dimana dalam lima laga sebelumnya di Serie A, tim asuhan Ivan Juric hanya mampu meraih satu kemenangan saja. Tiga kekalahan dan satu hasil imbang.

Satu-satunya kemenangan yang diperoleh Genoa, justru saat melawan tim besar, yakni AC Milan. Bahkan, pertandingan tersebut berakhir dengan skor yang cukup telak, 3-0. Tiga hasil negatif dirasakan kala bertanding away. Satu hasil imbang saat melawan Udinese di kandang sendiri.

stadio comunale luigi ferraris
Stadio Comunale Luigi Ferraris yang akan menjadi venue melawan Juventus

Sementara dari kubu sang tamu, Juventus saat ini kebalikkan dari lawan yang akan dihadapinya. Dari lima pertandingan terakhir, si Nyonya Tua belum pernah mengalami kekalahan di semua ajang kompetisi. Empat kemenangan dan hanya merasakan satu hasil imbang saja.

Kekalahan terakhir yang dirasakan oleh tim asuhan Massimiliano Allegri dirasakan saat bertandang ke San Siro Stadium, kala bersua AC Milan pada lanjutan Serie A pekan ke-9, dengan skor tipis, 1-0.

Juventus pun sudah memastikan satu tempat di babak 16 besar Liga Champions, usai berhasil menaklukkan sang lawan Sevilla dengan skor yang cukup meyakinkan, 3-1 dalam laga Grup H. Sehingga Buffon CS saat ini tengah konsentrasi di liga domestik.

Sedangkan catatan lima pertemuan terakhir antara kedua tim yang akan berlaga pada hari Minggu ini. Juventus masih jauh lebih kuat daripada Genoa, baik kandang maupun tandang.

‎I Rossoblu hanya mampu memenangkan satu pertandingan saja kala bersua si Nyonya Tua. Sisanya, harus dirasakan dengan kekalahan.

Higuan Diragukan Tampil Kala Menghadapi Genoa

Sang Striker andalan Juventus, Gonzalo Higuain diragukan tampil kala timnya harus bertandang ke Genoa dalam lanjutan Serie A. Higuain diperkirakan masih harus absen, lantaran cedera paha yang masih dideritanya.

gonzalo higuain
Gonzalo Higuain saat merayakan gol ke gawang lawan

Pemain berkebangsaan Argentina ini pun tak terlihat di bangku cadangan, kala Juventus berhasil mengalahkan sang tuan rumah, Sevilla dalam laga ke-5 Grup H Liga Champions.

Namun, sejumlah media Italia mengabarkan. Jika sang pemain sudah kembali berlatih, tetapi terpisah dari rekan-rekannya. Ada kemungkinan sang striker akan menghuni di bangku cadangan, meskipun tak diturunkan sejak menit awal.